Batang  

Peringati Hari Donor Darah, Terima 150 Pendonor

PEDULI: Seorang warga saat ikut menyemarakkan Hari Donor Darah Dunia dengan melakukan donor darah di Aula PMI Batang, Selasa (14/6). (HUMAS/JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng – Palang Merah Indonesia (PMI) Batang memperingati Hari Donor Darah Dunia dengan melakukan kegiatan donor darah di Aula PMI Kabupaten Batang, Selasa (14/6). Dengan menerima ratusan pendonor darah dalam sehari.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Batang dr. Edi Samiaji mengatakan, bahwa dalam rangka Hari Donor Sedunia, pihaknya memberitahu pangkalan-pangkalan pendonor sukarela untuk berdonor.

“Momentum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya donor darah, dan produk darah yang aman untuk transfuse,” jelasnya di Aula PMI Kabupaten Batang.

Ia mengatakan, Hari Donor Darah Sedunia juga menyoroti kontribusi pentingnya donor darah sukarela yang tidak dibayar. Untuk kepentingan sistem kesehatan nasional. “PMI Batang bisa mendapatkan sekitar 1.000 kantong per bulan. Di mana hampir 99 persen termanfaatkan,” terangnya.

Rencananya, para pendonor sukarela menggelar kegiatan dalam acara temu kangen. Untuk meminta saran agar ada perkembangan UDD di Kabupaten Batang.

“Persediaan darah di UDD kami sampai hari ini terpenuhi terus. Karena selalu berkoordinasi dengan teman-teman sukarela yang sewaktu-waktu kita panggil. Lantaran melihat persediaan darah golongan tertentu kadang tidak tersedia,” terangnya.

Ia melanjutkan, kegiatan donor darah kali ini, pihaknya menerima 150 kantong darah. Dengan hasil tersebut, menurutnya sudah cukup banyak untuk satu hari kegiatan donor darah.

“Pendonor Batang masih sangat antusiasme dan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya terhitung tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga Kalisari Kabupaten Batang, Agus Sunardi mengatakan,  memang rutin donor darah. Sampai saat ini, ia sudah 74 kali donor dengan jangka 4 bulan sekali.

“Manfaat mendonorkan darah, badan menjadi sehat. Meskipun usia selalu bertambah yang saat ini berusia 64 tahun,” pungkasnya.

Ia berharap, kedepan banyak sosialisasi dan edukasi pentingnya kesadaran donor darah. Agar banyak masyarakat yang merasakan badan sehat karena donor darah. (hms/all)