KUDUS, Joglo Jateng – Kasus penipuan oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian atau polisi gadungan kerap terjadi beberapa waktu terakhir ini. Maka dari itu, masyarakat Kabupaten Kudus diminta untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap tindak penipuan tersebut.
Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, kebanyakan sasaran yang diincar dari oknum seperti ini yakni seorang wanita, dengan mengincar harta benda. Untuk mengantisipasi penipuan terjadi, pihaknya mengimbau untuk mengecek terlebih dahulu.
“Jangan mudah percaya dengan modus oknum yang mengaku-ngaku sebagai aparat atau pegawai instansi, atau pihak kepolisian. Apalagi, adanya modus untuk melakukan aksi tindak kejahatan,” ucapnya.
Pihaknya melanjutkan, jika menemui oknum seperti itu, menurutnya lebih baik dilakukan pengecekan terlebih dahulu ke instansi yang bersangkutan. Sehingga, bisa untuk mengetahui kebenaran dari pelaku.
“Modusnya kan menyamar dengan rapi dan memiliki identias penunjang yang palsu. Jangan langsung percaya meskipun oknum tersebut melihatkan identitasnya. Cek dulu ke instansi yang bersangkutan, agar tahu palsu atau tidaknya,” tuturnya.
Beberapa waktu lalu, yang terbaru yakni kasus adanya satu unit mobil Honda Brio berwarna merah yang dibawa kabur oleh polisi gadungan mengaku anggota Brimob. Untuk melancarkan aksinya, pelaku membuat identitas seperti KTP dan kartu identitas Brimob palsu.
“Bahkan, pelaku membawa pistol jenis softgun, sehingga membuat korban semakin percaya dan yakin. Namun, kami sudah membekuk pelaku yang merupakan warga Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak ini,” pungkasnya. (sam/fat)










