SEBAGAI atlet taekwondo, Talitha Laliba Rahmawinati hari-harinya diisi latihan. Ia aktif di Trainning Center Kota Semarang dan Pelatda Jateng Taekwondo.
“Sedang fokus untuk tanding di Pra Porprov besok tanggal 26 sampai 28 Agustus 2022. Latihan dilakukan setiap hari 2x kecuali Minggu,” ungkap gadis kelahiran April 2001 tersebut.
Litha, sapaanya, bercerita kecintaanya pada taekwondo sudah ada sejak dirinya duduk di bangku sekolah dasar. Kemudian berlanjut menekuni atlet ketika usianya 9 tahun.
“Sudah mulai sejak kelas 3 SD dan menekuni bidang atlet mulai kelas 4 SD sampai sekarang,” akunya, Senin (8/8).
Litha merupakan atlet berbakat yang berhasil meraih berbagai penghargaan. Baik nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah sudah banyak banget, kalo 2 tahun terkahir banyak ikut tanding international open online ada yang juara 1 dan 2. Kemudian nasional tertinggi terakhir ada PON XX di Papua dan mendapat perak,” ungkapnya.
Ia bercerita pertandingan PON XX di Papua merupakan pertandingan yang paling berkesan, pasalnya lokasinya yang cukup jauh membuatnya menentukan berbagai pengalaman baru sepanjang berjalan. Serta menemukan teman baru selama proses pertandingan.
“Paling berkesan saat ini PON kemarin karena tempatnya jauh yaitu di Papua dan saya juga ga mungkin kesana kalo Papua nggak jadi tuan rumah dan saya mendapat kesempatan untuk bermain juga. Ya saya sangat senang bisa sampai ke Papua yang bahkan naik pseawat makan waktu sampai 6 jam,” ungkapnya dengan antusias.
Menekuni bakat taekwondo merupakan salah satu jalannya untuk berprestasi dan membangun karir untuk masa depan. Selain itu, dirinya mengaku tidak memiliki kendala dalam mengatur waktu. Pasalnya dia telah terbiasa sejak kecil untuk memanajemen waktu.
“Saat ini tujuan utama adalah bermain PON 2024 dan membawa medali emas di kelas individu,” tutup pemilik akun Instagram @talithalaliba itu. (luk/gih)










