Figur  

Kibarkan Merah Putih di Ajang Dunia

Safira Dwi Meilani. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Beberapa waktu lalu, atlet pencak silat asal Kudus Safira Dwi Meilani berhasil meraih medali emas dalam ajang dunia. Yakni pada ajang The 19th World Pencak Silat Championship 2022 di Malaysia.

Atlet yang berasal dari Desa Loram Kulon ini mengaku, tengah menyiapkan diri dalam ajang Paris Open dan Sea Games 2023. Di sini, ia mempunyai target untuk bisa mendapatkan medali emas kembali.

“Senang bisa mendapatkan emas dalam ajang kemarin. Di ajang selanjutnya apapun nanti hasilnya yang penting selalu berdoa dan berusaha maksimal. Targetnya dapat emas,” ucapnya, Rabu (17/8).

Safira, sapaan akrabnya, menyukai olahraga sudah sejak duduk di bangku SMP. Pada saat itu, dirinya mengikuti silat dan menekuninya hingga terciptanya kenyamanan di olahraga tersebut.

Terjunnya di dunia silat, sebelumnya tidak mendapatkan dukungan dari keluarga. Akan tetapi, setelah dirinya mampu menorehkan prestasi demi prestasi lantas keluarga mendukung penuh.

“Sempat berhenti juga pada 2018 saat mengalami cidera. Namun, setelah melihat hobi saya ini menghasilkan dan bisa mencapai keinginan, saya tidak putus asa,” ujarnya.

Di momen kemerdekaan seperti saat ini, Safira sapaan akrabnya, merasa bangga kepada dirinya sendiri. Pasalnya, sudah mampu membentangkan merah putih di dalam ajang dunia.

“Saya sebagai sosok perempuan Alhamdulillah sudah mampu mengibarkan merah putih. Ini suatu prestasi yang membanggakan buat saya. Ini juga sebagai bukti perempuan juga bisa menorehkan prestasi tertinggi,” tuturnya.

Tak lupa, Safira juga memberikan pesan bagi generasi yang akan datang. Yakni untuk dapat mengejar cita-cita yang diidam-idamkan, jangan sampai berhenti begitu saja.

“Untuk generasi penerus nantinya, kerja keraslah. Raih cita-citamu sampai kelak dapat menjadi kebanggaan bagi negeri kita ini,” ucapnya. (sam/gih)