SURAKARTA, Joglo Jateng – Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta memiliki pelayanan bone mineral densitometry untuk mendeteksi kepadatan tulang atau osteoporosis, dan perbandingan dari masa otot tubuh serta lemak. Pemeriksaan itu mengunakan alat khusus seperti sinar x ray.
Kepala instalasi Radiologi RSJD Surakarta dr Andreas Sp.R menjelaskan, walaupun alat pendeteksi tulang tersebut mengunakan sinar x ray dan menghasilkan radiasi, namun radiasi yang dihasilkan sangat kecil. Sehingga, hal tersebut aman untuk pasien.
“Jadi memang ada radiasi, tetapi radiasinya itu sangat minim, hampir sama dengan radiasi kita sehari-hari misalkan kita ada sinar matahari. Itukan kita juga ada radiasinya tapi minim, jadi alat tersebut aman untuk digunakan,” paparnya saat ditemui, belum lama ini.
Andreas menambahkan, alat pendeteksi itu, bisa digunakan untuk mendeteksi bermacam-macam indikasi, namun yang utamanya untuk mendeteksi kepadatan tulang. Bahkan, bisa digunakan untuk meprediksi kepadatan tulang selama sepuluh tahun kedepan. Sehingga bisa mencegah resiko terjadinya patah tulang.
“Alat kami di RSJD, selain untuk mendeteksi adanya osteoporosis atau tidak, juga bisa mendeteksi, misalkan nanti dari datanya itu kepadatanya menurun, itu kita bisa prediksi, dalam sepuluh tahun kedepan, resiko untuk terjadinya patah tulang itu berapa persen. Jadi kalau pasien sudah tahu kepadatan tulangnya menurun atau sampai osteoporosis, itu nanti bisa lebih berhati- hati jangan sampai jatuh dan sebagainya,” terangnya.
Ia juga mengatakan, layanan bone mineral densitometry melalui alat pendeteksinya juga bisa digunakan untuk menganalisa perbandingan dari masa otot dan lemak tubuh.
“Misalkan seseorang itu badanya besar, dengan alat itu DMD (detection mineral densitometry) kita, nanti kita bisa tahu, oh yang besar ini masa ototnya ataukah masa lemaknya. Biasanya orang-orang yang diet mengunakan ini, jadi orang yang badanya besar itu belum tentu lemaknya yang besar, bisa saja masa lemaknya yang besar,” ucapnya.
Lanjutanya ia menjelaskan, terdapat beberapa kriteria, siapa yang harus diperiksa mengunakan alat khusus atau DMD dalam pelayanan bone mineral densitometri di RSJD Surakarta. Di antaranya wanita yang sudah menopause dan pasien yang mendapatkan terapi terapi obat jangka panjang seperti steroid. “Biasanya terapi steroid jangka panjang itu, akan mengerogoti masa tulang, dan itu perlu sekali untuk dicek,” jelasnya.
Andreas juga menyampaikan, untuk masyarakat yang ingin melakukan pengecekan tulang atau ingin menjalani pelayanan bone mineral densitometri di RSJD Surakarta, biayanya terjangkau dan paling murah dibanding rumah sakit yang lain. (cr10/gih)










