PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusda) Kabupaten Pemalang menggelar Festival Literasi 2026. Kegiatan ini akan berlangsung selama sepekan, mulai 29 Juli hingga 4 Agustus 2026, di dua lokasi utama, yaitu Kantor Perpusda Pemalang dan GOR Kridanggo.
Acara ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Sekaligus, langkah ini diharapkan mampu mengubah paradigma perpustakaan menjadi ruang publik yang dinamis dan menyenangkan.
Kepala Perpusda Pemalang, Edi Supriyono, dalam wawancara khusus dengan Joglo Jateng mengungkapkan bahwa festival ini merupakan langkah strategis. Tujuannya untuk mendekatkan buku dan budaya baca kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Tidak hanya untuk pelajar dan mahasiswa, tetapi juga ibu-ibu, guru, hingga komunitas seni,” ungkap Edi.
“Kami ingin perpustakaan tidak lagi identik dengan suasana kaku dan sunyi. Festival ini kami kemas dengan beragam kegiatan menarik agar masyarakat merasa nyaman dan betah berlama-lama di sini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026).
Berbagai agenda telah disiapkan oleh panitia, mulai dari pameran dan bazar buku murah, workshop menulis dan publikasi, hingga talk show bersama penulis dan pegiat literasi nasional. Ada pula sesi bedah buku yang mengangkat isu-isu kearifan lokal.
Tak ketinggalan, untuk menyemarakkan kegiatan, panitia juga membuka stan khusus untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Sektor perlombaan menjadi salah satu daya tarik utama dari festival ini. Perpusda Pemalang menggelar kompetisi dengan kategori yang beragam.










