BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan batal menaikkan retribusi kawasan wisata pantai selatan (pansela). Karena dikhawatirkan akan terjadi penurunan minat kunjungan wisatawan akibat dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, kondisi ekonomi pada saat ini menjadi alasannya urung menaikkan retribusi wisata pansela. Terlebih, diketahui saat ini kondisi inflasi di DIY mancapai lima persen.
“Dulu ada desain menaikkan retribusi. Lalu kita ada persiapan di perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Dari hasil kajian dan pencermatan, maka hampir dipastikan retribusi itu tidak layak naik,” ujarnya saat dihubungi Rabu (7/9).
Diketahui sebelumnya, pihaknya akan menaikkan tarif retribusi pansela dengan kenaikan antara Rp 5 ribu per tiket, sehingga dari harga Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu. Namun, ia khawatir jika kebijakan tersebut diberlakukan, akan berpengaruh kepada minat dan jumlah kunjungan wisatawan di Bumi Projotamansari.
“Masukan dari tenaga ahli pariwisata yang menyampaikan kenaikan retribusi di Bantul untuk ditinjau. Karena tidak ada pantai yang lebih tinggi dari Rp 10 ribu di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” imbuhnya.
Menurutnya, dengan kondisi saat ini dimana pemerintah menaikkan harga BBM akan memberi dampak pula pada kenaikan harga-harga lainnya. Seperti jasa transportasi, hotel, biaya produksi dan lain sebagainya.
“Kondisi saat ini pemerintah menaikkan harga BBM hampir dipastikan akan ada kenaikan harga-harga lain. Termasuk tiket pariwisata, kemungkinan jasa transportasi naik, hotel, biaya produksi entah itu souvenir atau apa, akomodasi juga,” paparnya.
Oleh karenanya, dengan terjadinya hal tersebut ia berharap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat diturunkan. Dimana pihaknya mentargetkan PAD sebesar 32 Miliar pada tahun ini.
“Target PAD ini kendalanya kalau tidak stabil, tetapi kalau tidak tercapai tidak apa-apa bagi saya. Karena saya lebih menyelamatkan kunjungan wisatawan. Dengan tetap banyaknya kunjungan wisatawan, maka ekonomi masyarakat juga akan terus meningkat,” jelasnya. (ers/bid)










