Pati  

Pengacara Sebut Ada Penekanan Saat Penyidikan RH

BICARA: Kuasa hukum RH saat di wawancarai sesuai persidangan, Kamis (17/9). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Pengadilan Negeri (PN) Pati kembali menggelar persidangan kasus terdakwa RH, Kamis (29/9). Dimana, sidang kali ini merupakan pemeriksaan terdakwa.

Penasehat Hukum RH, Darsono mengatakan, kliennya telah memberikan keterangan saat proses penyidikan di kepolisian. Sehingga, pihaknya menilai bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tidak sesuai dengan fakta.

“Keterangan yang disampaikan kepada penyidik di BAP berdasarkan arahan dari anggota Resmob. Yang sebelumnya telah melakukan perbuatan penekanan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, akibat adanya tekanan itu, membuat terdakwa RH terpaksa menurut. Yakni untuk memberikan keterangan yang tidak sebenarnya.

Baca juga:  Harga Beras tak Terkendali

“Saking tidak kuatnya penekanan, sehingga dia mau mengikuti arahan anggota Resmob pada saat penangkapan tersebut,” terangnya.

Darsono meyakini bahwa kliennya itu tidak bersalah. Oleh karena itu, ia berharap supaya kasus ini segera tuntas dan kebenarannya akan terungkap.

“Mudah-mudahan majelis dan penegak hukum mendapatkan petunjuk agar pekara ini jelas kebenarannya. Kami yakin terdakwa ini bukan pelakunya,” tuturnya.

Sementara itu, pihak JPU, saat di wawancara tidak berkenan memberikan keterangan terkait sidang pemeriksaan terdakwa RH (29/9). Kemudian, persidangan berikutnya yakni tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan di gelar pada hari Kamis tanggal 6 Oktober 2022. (lut/fat)