Rutin Adakan Manaqib setiap Minggunya, Dapur Kang Owi Berkah Jepara Tarik Pengunjung Lintas Kalangan

Owner Dapur Kang Owi Berkah, Muhammad Baidlowi. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Tidak sedikit, warung makan yang menerapkan metode prasmanan dalam penyajiannya. Namun, warung makan satu ini, selian prasmanan, juga rutin melaksanakan manaqiban.

Tanpa takut merugi, Warung Dapur Kang Owi Berkah melakukan manaqiban setiap malam Senin.

Sang Owner, Muhammad Baidlowi mengatakan, manaqib yang dilakukan ialah Manaqib Syeikh Abdul Qadir Jailani. Kegiatannya ini pun mendapatkan dukungan dari Rijalul Ansor Jepara.

“Agenda ini rutin dilakukan. Kami bersama-sama membaca manaqib dan nadhom Kitab Jaliyatul Kadar bersama Kang Dul, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jepara. Beliau dipercaya sebagai pimpinan saat menjelis berlangsung,” papar Baidlowi saat ditemui Joglo Jateng.

Ia menuturkan, tujuan diadakannya manaqib rutin tersebut untuk membuat warung dan rizki yang diperoleh menjadi berkah.

“Khusus malam Senin, Dapur Kang Owi Berkah libur, hanya untuk manaqiban. Supaya, segala yang diperoleh tidak hanya nama saja yang berkah, melainkan semuanya, untuk rugi jelas saya tidak gentar sama sekali,” tandas pemilik warung.

Warung Dapur Kang Owi Berkah pun sengaja dikonsepkan untuk dapat dinikmati oleh setiap kalangan. Oleh sebab itu, tarif harga serta metode penyajian diupayakan semaksimal mungkin melalui prasmanan.

Suasana Dapur Kang Owi Berkah, Jepara. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

“Untuk harga makanan mulai dari Rp. 8 ribu samapai Rp. 27 ribu. Segala kalangan dapat mencicipi hidangan kami. Bahkan, customer bisa lebih puas mengambil sambal dan nasi yang disedikan secara prasmanan,” imbuhnya.

Sejauh ini, ia menambahkan, customer didominasi dari lingkungan sekitar. Namun tidak jarang dari luar kota juga mampir untuk sekadar mencicipi sambal dari Dapur Kang Owi ini.

“Banyak dari teman, lingkungan sekitar, bahkan orang pabrik. Kata orang, sambalnya laziz (leszat, arab). Sementara ekspedisi atau luar kota, biasanya datang agak malam, karena kami buka juga dari jam 5 sore hingga 12 malam,” pungkasnya.

Adapun untuk lokasi, pengunjung bisa mendatangi Dapur Kang Owi melalui arahan Google Maps berikut https://maps.app.goo.gl/wh6JzXBoWy1SUEbe7

(cr2/mg2)