KUDUS, Joglo Jateng – Desa Terban, Kecamatan Jekulo, yang berada di Pegunungan Patiayam diharapkan mampu menjadi pusat edukasi kebun buah di Kabupaten Kudus. Hal ini dilakukan, mengingat pegunungan tersebut saat ini merupakan pegunungan yang dinilai gersang.
Kepala Desa Terban Supeno mengatakan, desa yang dipimpinnya tersebut mampu menjadi kebun-kebun edukasi buah. Adanya kebun di wilayahnya ini sebagai upaya untuk penghijauan dengan menggunakan tanaman buah.
“Harapannya, ada penanaman pohon kembali. Seperti pada November lalu ada penghijauan dari tanaman buah. Sehingga, kedepannya seluas 480 hektare Desa Terban mampu menjadi kebun-kebun edukasi buah,” ucapnya.
Sementara itu, pada November 2022 lalu, ada upaya penghijauan dengan melakukan penanaman pohon seluas 200 hektare di wilayah Desa Terban. Yang dilakukan oleh salah satu perusahaan rokok di Kudus.
“Rencananya di Desa Terban ini dilakukan penghijauan seluas 350 hektare. Kemarin baru 200 hektare, untuk 150 hektare lagi dilakukan pada tahun depan,” tuturnya.
Adapun bibit yang ditanam di pegunungan Patiayam tersebut berbagai macam jenis. Diantaranya ada bibit alpukat, mangga, pete, durian, dan sebagainya, sesuai yang diharapkan dan dibutuhkan oleh kelompok.
“Harapannya, dengan adanya penanaman pohon tersebut kedepannya Patiayam bisa jadi hutan. Akan tetapi, hutan edukasi tanaman buah,” pungkasnya. (sam/fat)










