SEMARANG, Joglo Jateng– Satu Kata Peduli (SKP) bersama komunitas lainnya dalam acara Road to Satu Kata Peduli Sahabat Disabilitas melakuan menggalang dana untuk pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Luar Biasa (SLB). Tak hanya itu, event ini juga mengajak anak-anak disabilitas untuk ikut serta berlari sejauh 4,6 kilo meter.
Carla Felany selaku Project Director SKP3 mengukapkan bahwa acara ini pre event sebelum event utama yang akan diadakan di Kendal. Sejauh ini, galang dana yang sudah terkumpul senilai Rp 114 juta.
“Akan diserahkan pada saat penyerahan bantuan donasi seminggu setelah event di tanggal 4-5 Maret di Kendal nanti,” ucapnya saat Road to Satu Kata Peduli Sahabat Disabilitas di Semarang, Minggu (8/1/23).
Donasi yang terkumpul digunakan untuk membangun fasilitas dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, untuk penambahan sarana rehabilitasi fisik, serta pemberian kursi roda dan alat bantu mobilitas lainnya kepada murid-murid SLB yang membutuhkan.
Acara tersebut diikuti oleh tiga SLB di antaranya ABS Swadaya, Anak Didik PCI Kendal, dan SMP Mutiara Bangsa. Selama jalan sehat berlangsung, anak-anak disabilitas terlihat antusias dan bersemangat. Bahkan, ada beberapa anak mampu menyelesaikan rute larinya dari start sampai finish. Namun disisi lain, ada juga yang mampu sampai satu kilometer saja karena keterbatasan fisik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disporapar Kabupaten Kendal Achmad Ircham Chalid mengaku sangat mendukung acara SKP3 ini, karena tujuan panitia sangat baik dapat memberikan donasi kepada anak yang membutuhkan. Sekaligus, dapat mempromosikan tempat-tempat wisata di luar Kendal kepada peserta yang berasal dari luar Kota Semarang.
“Kita juga cukup senang dan bangga dengan adik-adik disabilitas ternyata terlihat tidak ada keterbatasan. Mereka mampu menyelesaikan rute yang disiapkan pada pagi hari ini,” katanya. (cr7/gih)










