Dari Coba-coba Melihat Soal Lomba, Bu Pur Antarkan Siswa Berprestasi

PRESTASI: Sri Purwaningsih (49) Guru Mata Pelajaran (Mapel) Kimia MAN Pemalang bersama dua siswi MAN yang ia antar menjadi juara lomba, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

DARI coba-coba untuk melihat soal lomba yang akan diajarkan ke siswa ternyata dapat mengantarkan Sri Purwaningsih (49) Guru Mata Pelajaran (Mapel) Kimia MAN Pemalang menjadi juara favorit lomba Anugerah Guru dan Tenaga Pendidikan Madrasah oleh Kementrian Agama RI. Tak hanya itu, dengan pengalamannya tersebut ia berhasil membawa para siswa-siswi MAN memenangkan lomba sains dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Guru yang sering disapa Bu Pur oleh para siswa-siswinya itu mengungkapkan, prestasi yang ia raih tersebut berawal dari keinginannya untuk bisa mengetahui soal-soal lomba dalam olimpiade sains. Ia mempelajari soal lomba dan kemudian diberikan kepada para siswanya.

“Jujur saya ikut itu untuk melihat soal-soal agar para siswa yang akan ikut lomba bisa paham materi-materi terbaru. Tapi setelah ikut ternyata saya juga banyak belajar dan alhamdulillah bisa juara,” terangnya, Selasa (31/1/23).

Bu Pur telah banyak mengantarkan siswanya menorehkan prestasi. Di antaranya medali perunggu dalam event olimpiade kimia nasional (OKN), perak dalam event olimpiade sains dan statistika nasional (OSSN) , perunggu event memori in cave competition (Move On). Lalu perunggu dalam event intregated islamic science competition (ISSC), perak dalam event muharram science olympiad (muslim), perak dalam event islamic brilliant scientist national competition (ibn-sina competition).

Atas semua perolehan itulah pada Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag 2023, dirinya memperoleh anggerah sebagai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Favorit Nasional dari Kementerian Agama RI. Dengan hal itu, ia ingin terus memotivasi para siswanya untuk semangat belajar dan berprestasi.

“Saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini, karena kemarin saat pengumuman juara favorit tidak disebutkan. Ternyata berkat dukungan rekan guru dan siswa saya bisa, alhamdulillah selanjutnya akan terus saya berikan ilmu untuk para siswa agar bisa terus berprestasi,” tuturnya.

Ia berkeinginan agar siswa-siswinya dapat berprestasi membanggakan keluarga, sekolah, daerah hingga negara. Sebab menurutnya, guru adalah panggilan jiwanya, dirinya sangat mencintai pekerjaan yang dimiliki sehingga akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkannya. (fan/gih)