Kudus  

Sarpras Perpani Kudus Masih Perlu Dicukupi

POTENSI: Nampak para pemula anggota Perpani tengah berlatih, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Sarana dan prasarana Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kudus saat ini dinilai masih perlu untuk diperbaiki. Setiap tahunnya, terdapat pasokan dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus. Namun di 2022 lalu, Perpani Kudus belum mendapatkan anggaran peningkatan sarana dan prasarana.

Ketua Perpani Kudus Bambang Widyanarko menjelaskan, kecukupan sarpras di Perpani Kudus sebetulnya masih banyak kekurangan. Setiap tahunnya, KONI sebetulnya memberikan pasokan kepada Perpani. Pihaknya berharap, di 2023 ini Perpani dapatkan anggaran.

“Terlebih tahun ini persiapan ke Porprov. Kalau tidak ada anggarannya nanti bagaimana kita menyiapkannya. Apalagi, peralatan panahan ini terbilang sangat mahal. Jadi kami harap ada bantuan dari KONI,” ungkapnya.

Saat ini, masing-masing atlet dari Perpani Kudus rata-rata hanya memiliki sembilan anak panah. Yang mana idealnya ialah masing-masing atlet miliki minimal satu lusin anak panah. Pihaknya menyampaikan, satu sarpras ini hanya digunakan satu atlet itu sendiri. Artinya, harus dipakai sendiri. Hal tersebut dikarenakan ukuran harus seusai dengan atlet.

“Ukuran anak panah harus sesuai dengan lengan masing-masing atlet. Maka itu, satu atlet satu sarpras, tidak bisa bergantian,” ujarnya.

Dengan kondisi saat ini, akan menjadi kendala apabila sarpras mereka menjadi rusak, misalnya anak panah bengkok atau pecah ini tidak bisa di pakai lagi, dan sebagainya. Sementara itu, lapangan perpani yang terletak di sebelah selatannya SMA 2 Bae dinilai sudah memenuhi standar.

“Lapangan nya sudah cukup memenuhi standar, tinggal perawatannya saja. Kelemahan lapangan kita itu dibelakangnya target belum ada stopper,” ujarnya. (mey/fat)