PATI, Joglo Jateng – Rencana normalisasi Sungai Silugonggo di Kabupaten Pati sepanjang 13 kilometer segera dilaksanakan. Normalisasi sungai tersebut direncanakan pada Maret ini dilakukan sebagai upaya menangani persoalan banjir.
“Mungkin Minggu depan kita sudah mulai normalisasi. Kalau ini belum bisa dikerjakan karena masih banjir,” ungkap pengawas lapangan dari PT Agung Pratama (AP) Setiyono, belum lama ini.
Setiyono menjelaskan bahwa normalisasi Sungai Silugonggo terbilang mundur dari rencana awal. Hal itu disebabkan karena wilayah sekitar sungai tersebut terendam banjir selama beberapa bulan.
“Rencana awal sebelum banjir itu bulan Oktober. Dan Oktober malah terjadi bencana alam, ini juga sudah dua kali. Jadi nanti pengerjaannya akan ngebut,” ujar dia.
Normalisasi di sepanjang 13 kilometer itu dari mulai Tanjang Kecamatan Gabus hingga Bendung Karet di Jakenan. Yang mana, pengerjaannya direncanakan dimulai pada Maret ini.
“Nanti dibikin tanggul dan kedalamannya juga. Dengan lebar 40 meter dan kedalaman 3 meter. Pengerjaannya kurang lebih 16 bulan, karena di daerah Pati yang bagus antara bulan Maret sampai Agustus,” tandasnya.
Sebelumnya, pemerintah pusat telah menganggarkan sebesar Rp 200 miliar untuk mengatasi persoalan banjir di Kabupaten Pati. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk membiayai pembangunan Bendung Karet di Kecamatan Jakenan dan normalisasi Sungai Silugonggo. (lut/fat)










