KUDUS, Joglo Jateng – Sekolah Dasar (SD) Cahaya Nur terus membina, mendampingi, dan memfasilitasi para pelajarnya untuk terus mengembangkan bakat minatnya dan raih prestasi. Meski begitu, penanaman karakter adalah hal yang utama bagi sekolah ini. Dengan karakter yang baik, potensi dan prestasi akan mengikuti.
Kepala SD Cahaya Nur, Nanik Doso Arum Indah Lestari menjelaskan, SD Cahaya Nur memiliki program untuk pengembangan minat dan bakat pelajar. Kegiatan tersebut diakukan setiap hari mulai Selasa hingga Jumat, setelah pulang sekolah. Untuk Selasa, ada paket juara bagi pelajar yang mau dan mampu ikuti segala macam lomba.
“Selasa dan Rabu untuk yang non akademik, suka nyanyi, dokter kecil atau sebagainya. Jumat ada pembinaan untuk spiritual anak dan penanaman karakter,” imbuhnya.
Para pelajar SD Cahaya Nur ditanamkan karekter sejak dini melalui COIS (Cerdas, Otentik, Iman pada Penyelenggaran Ilahi dan Solider). Menurutnya, dengan karakter yang terbentuk dengan baik, maka akademik, potensi dan prestasi akan mengikuti. Terlebih sekarang kurikulum merdeka.
“Hobi dan potensi anak kan berbeda, tidak bisa disamakan. Maka itu kita fasilitasi anak untuk pengembangan diri mereka sesuak dengan potensinya,” ujarnya.
Berkat program-program tersebut, para pelajar SD Cahaya Nur memiliki jiwa kompetitif dan para orang tua juga mendukung dengan antusias. Pihaknya menyebutkan, prestasi para pelajarnya bahkan ada yang ditaraf internasional. Seperti yang ditorehkan Lionel Wijaya belakangan ini.
“Lionel mendapat gold certificate at the 12th Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Shools (ASMOPSS) 2022. Juga meraih gold medal dalam 19th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2022,” ungkapnya. (mey/fat)










