SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang berencana meningkatkan taman kota dengan konsep smart educative park. Konsep taman ini akan mengutamakan ruang terbuka hijau kota sebagai optimalisasi fungsi ekologi, sosial, ekonomi, rekreasi, dan edukasi.
Plh Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengukapkan, pihaknya akan membangun sarana prasrana yang ramah anak, lansia, dan difabel. Saat ini, sebagian taman aktif di kota Semarang hanya berupa ruang sosial dan ekologi. Kemudian, akan dikembangkan fungsi edukasinya dengan membawa digitalisasi dan modernisasi.
“Pembangunan yang rencananya akan dibiayai melalui kolaborasi stakeholder ini, baik stakeholder pemerintah maupun swasta, akan dilaksanakan secara bertahap,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, belum lama ini.
Lebih lanjut, kata dia, tahap awal pembangunan tahap akan dilaksanakan mulai tahun ini. Taman Abdulrahman Saleh di Kecamatan Semarang Barat menjadi taman kota pertama yang menjadi percontohan konsep smart educative park.
“Diharapkan sebagai taman aktif satu-satunya di Kecamatan Semarang Barat, taman ini dirasa perlu dikembangkan untuk sarana rekreasi dan edukasi masyarakat Kota Semarang,” jelasnya.
Dalam perencanannya, taman seluas sekitar 1600 m2 ini akan memiliki sarana play ground anak, jogging track. Kemudian panggung pertunjukan, toilet, cafe booth, hingga ruang virtual reality. Prasarana yang akan dibangun juga mengikuti pedoman standar layak anak, lansia, dan difabel.
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengatakan bahwa pihaknya akan terus berbenah pada sektor taman kota. Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan sarana publik yang nyaman.
“Agar wajah Kota Semarang menjadi indah, baik untuk masyarakat yang tinggal di Semarang, maupun di mata luar Kota Semarang. Selain itu, konsep taman ini juga sebagai wujud komitmen Pemkot Semarang untuk menuju kota layak anak,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pihaknya akan membangun Semarang menjadi kota metropolitan yang berwawasan lingkungan. Dengan terbangunnya taman ini, diharapkan ruang rekreasi dan edukasi bagi masyarakat di Semarang bisa bertambah. (cr7/mg4)










