SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan Kota Semarang secara resmi memberikan 18 ribu ijazah secara gratis untuk peserta didik PAUD se-Kota Semarang yang sudah menamatkan kelas B. Sub Koordinator Kurikulum PAUD dan PNF Disdik Kota Semarang, Rifki Nugroho menyebut, Semarang menjadi kota yang pertama kali menerbitkan ijazah tersebut di Jawa Tengah (Jateng).
“Selain pertama itu Kota Semarang kemudian ada Cilacap dan Kebumen yang baru menerapkan ijazah PAUD. Dan sebanyak 1.306 lembaga yang ada kelas B akan menerima ijazah PAUD ini,” ungkapnya saat ditemui Joglo Jateng, Senin (5/6/23).
Lebih lanjut, ijazah PAUD ini diberikan oleh masing-masing koordinator satuan pendidikan di 16 kecamatan maupun pengawas pendidikan kecamatan. Rifki mengaku bersyukur, karena Semarang dapat mengimplementasikan Peraturan Walikota (Perwal) No 79 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini.
“Ijazah ini dicetak oleh Pemkot melalui Disdik. Dengan hal ini anak yang sudah setahun melewati masa pra SD wajib memiliki ijazah ini saat mendaftar SD,” lanjutnya.
Ia menambahkan, sebelum diterapkan adanya aturan ini, di Kota Semarang banyak peserta didik yang masuk sekolah dasar (SD) tanpa menyelesaikan PAUD terlebih dahulu. Hal ini membuat para guru PAUD bersedih, karena hal itu sangat berpengaruh pada honor yang mereka terima.
Rifki berharap, dengan pemberian ijazah PAUD ini Angka Partisiasi Murni (APM) di Kota Semarang bisa meningkat. Begitu pula, dengan anak usia 6 tahun baik formal maupun informal juga dapat mengeyam pendidikan di usia dini.
“Selain itu juga target kami semua instansi pendidikan PAUD untuk kelas B harus memenuhi empat persyaratan jika ingin mendapatkan ijazah PAUD,” ungkapnya.
Adapun empat persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya, satuan pendidikan harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NSPN). Kemudian siswa memiliki Nomor Induk Siswa (NIS), pendidik wajib lulusan D4 atau S1, dan jam mengajar kepada siswa 900 menit per minggu.
“Selain itu, kami akan menaikkan IPM Kota Semarang bahwa semua guru yang mengajar kualifikasinya S1 agar persentasinya bagus,” ujarnya. (cr7/mg4)










