Figur  

Dari Hobi Jadi Ide untuk Konten

Isza Fina Alfiani
Isza Fina Alfiani. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

MEMPUNYAI hobi dan bakat di dunia pencak silat, Isza Fina Alfiani (21) kemudian menjadikannya sebagai bahan dalam membuat konten. Sedikit demi sedikit, pengikutnya kini cukup banyak.

Perempuan asli Pemalang itu berprinsip bahwa hal yang tidak dikuasai adalah sebuah tantangan untuk bisa mencoba dan menguasainya. Ia mengatakan bahwa fokus menjadi kunci untuk dapat eksis di dunia konten kreator. Di mana, Isza selalu membuat konten tentang beladiri pencak silat dan perguruannya, sebab jangkauan penontonnya merupakan orang-orang dari dunia pencak silat.

“Ya kuncinya konsisten, bisa dilihat konten yang saya buat hampir 90 persen lebih dari pencak silat. Alhamdulillah penontonnya banyak dari para pesilat dan saya akan tetap konsisten membuat konten-konten silat,” ujarnya, Minggu (18/6/23).

Dari menjadi konten kreator, ia berhasil membeli smartphone impiannya yang jadi salah satu motivasinya untuk terus membuat konten. Endorsement atau iklan dari produk-produk kecantikan hingga peralatan silat menjadi salah satu sumber pendapatannya.

Lebih lanjut, Isza memberikan saran kepada anak muda terutama di Pemalang agar mau bergerak atau tidak mageran. Walaupun banyak ide yang muncul namun tidak ada gerakan untuk eksekusi maka semuanya hanya menjadi angan-angan saja.

“Ya jangan mageran itu kuncinya, memang senang bisa scroll medsos seharian tapi mau begitu terus tidak ada gerakan ya kita cuman jadi penonton. Jadi ayo bergerak wujudkan ide kalian untuk maju dan raih impian masing-masing,” ucapnya mahasiswa UIN Abdurrahman Wahid itu. (fan/gih)