Jepara  

Caleg Gagal, RSUD RA Kartini Siapkan Psikiatri Spesialis

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jepara, Teguh Iskadir
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jepara, Teguh Iskadir. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, para calon legislatif (Caleg) tengah merancang sejumlah strategi. Namun, jika gagal lalu mengalami gangguan jiwa, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA Kartini Jepara telah bersiap.

RSUD RA Kartini Jepara, telah menyiapkan dua bangsal bagi Caleg yang gagal dalam kontestasi lima tahunan itu. Jika tidak sesuai dengan ekspektasi, kemungkinan besar mental dari salah satu caleg bakal terganggu. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jepara, Teguh Iskadir selepas Rapat Paripurna Laporan Badan Anggaran di Gedung DPRD Jepara.

Baca juga:  Peringati Harkopnas, Pemkab Jepara Luncurkan Portal My UMKM

“Kami sudah dalam berpengalaman dalam menangani orang yang gangguan jiwa. Tidak setahun dua tahun, tapi sudah lama. Sedikitnya, dua bangsal sudah disiapkan bagi Caleg yang gagal dalam Pemilu 2024,” papar Teguh kepada Joglo Jateng, Senin (10/7/23).

Tiap bangsal, kata dia, cukup buat 20 orang. Sehingga, jika ditotal, sarana prasarana RSUD Jepara dapat menampung sebanyak 40 pasien. Tidak hanya itu, RSUD juga menyiapkan tiga psikiatri dan beberapa psikolog.

Nantinya, mereka yang akan menangani para caleg untuk menyembuhkan mental. Sehingga jika terjadi peningkatan pasien, dengan persiapan RSUD sedemikian rupa dapat merawat pasien jauh lebih baik.

Baca juga:  Satpol PP Jepara Turunkan Baliho yang Langgar Aturan

“Penanganan tetap diupayakan yang terbaik. Harapannya memang mental para caleg ini kuat dan tahan banting. Sehingga tidak sakit jika ekspektasi mereka tidak sesuai dengan realitas yang terjadi,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Teguh, RSUD telah melakukan tindakan promotif, preventif sampai rehabilitatif. Sebelumnya, para caleg telah melangsungkan medical check up. Hal itu termasuk bagian dari preventif jelang Pemilu 2024.

Kemudian, apabila langkah pencegahan itu dapat membendung mental calon pejabat, maka langkah selanjutnya adalah rehabilitatif di bangsal yang disediakan RSUD Jepara. Mereka akan dirawat sampai sembuh. (cr2/fat)