JEPARA, Joglo Jateng – Wisata alam Kali Ndayung di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, menjadi salah satu destinasi yang mulai banyak dikunjungi masyarakat. Tempat ini menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.
Berada di kawasan lereng Gunung Muria, tempat ini menawarkan suasana alam yang masih asri dengan aliran sungai yang jernih.
Di sepanjang tepian sungai, pengunjung dapat menikmati hamparan rumput hijau, pepohonan yang rindang, serta udara yang sejuk. Aliran sungai yang relatif dangkal juga menjadi daya tarik tersendiri karena ramah bagi anak-anak untuk bermain air.
Selain bermain air, pengunjung dapat berenang di beberapa titik sungai, menggelar tikar untuk bersantai, hingga mengadakan barbeku atau bakar-bakaran bersama keluarga dan teman.
Tersedia pula gazebo yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat atau sekadar menikmati suasana sambil menyeruput kopi.
Wisata Alam Kali Ndayung berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota Jepara jika ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Tarif masuknya relatif sangat murah.
Hanya Rp 5 ribu, pengunjung sudah bisa masuk wisata dan parkir.
Untuk menuju ke spot utama Kali Ndayung, pengunjung memiliki dua pilihan, berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor. Jalur menuju lokasi tergolong sempit dan berbatu.
Sehingga, pengunjung yang enggan berjalan kaki, bisa membawa motor sampai ke bawah lokasi atau menyewa jasa ojek motor dengan tarif Rp 10 ribu.
Salah seorang pengunjung asal Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Ananda Fathia (25), mengaku baru pertama kali berkunjung ke Kali Ndayung. Selama ini ia belum sempat datang karena lokasi wisata tersebut cukup jauh dari tempat tinggalnya.
“Baru pertama kali ke sini karena memang lumayan jauh dari rumah. Ternyata tempatnya bagus, pemandangannya masih alami,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
“Menurut saya ini salah satu hidden gem di Jepara,” imbuh Ananda.










