PATI, Joglo Jateng – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati mengadakan sejumlah kegiatan guna menerapkan Madrasah Sehat. Seperti halnya para siswa yang diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun baik sebelum maupun sesudah makan.
Kemudian dilanjutkan dengan sarapan bersama dengan bekal yang dibawa dari rumah. Setelah selesai sarapan, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melakukan kegiatan selanjutnya, yakni gosok gigi bersama.
Moment ini menyenangkan bagi siswa MTsN 1 Pati. Seluruh kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Waka Kesiswaan, Ketua Tim Pengembang Adiwiyata, serta Seksi Kantin Sehat dan Halal dengan pendampingan wali kelas masing-masing.
“Berbagai agenda yang telah kami laksanakan dalam rangka mendukung MTsN 1 Pati sebagai Madrasah Sehat. Alhamdulillah lancar dan tertib,” kata Ketua Tim Pengembang Adiwiyata, Zaenal Muttaqin, kemarin.
Pihaknya akan berupaya melaksanakan kegiatan semacam itu secara rutin. Sehingga diharapkan para siswa di madrasahnya bisa menerapkan pola hidup yang sehat.
“Kami bersama tim akan berupaya mengagendakan kegiatan semacam ini secara keberlanjutan. Tidak hanya saat ini saja dengan pertimbangan untuk memberikan edukasi kepada siswa akan pentingnya hidup sehat yang nantinya bisa menjadi kebiasaan mereka di manapun mereka berada,” imbuhnya.
Selain mengadakan sejumlah kegiatan itu, Palang Merah Remaja (PMR) bersama Tim UKS Madrasah juga melakukan penebaran bubuk abate, membersihkan selokan dan taman. Kegiatan ini dilakukn unutk mewujudkan lingkungan madrasah yang nyaman, bersih, dan sehat.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri untuk hidup lebih sehat dan juga peduli terhadap kebersihan lingkungan,” kata Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak.
Syafak mengatakan, MTsN 1 Pati adalah madrasah berprestasi, Madrasah Unggulan Akademik, Madrasah Ramah Anak, dan Madrasah Ramah Lingkungan. Untuk itu seluruh warga madrasah harus mendukungnya.
“Sebagus dan sebesar apapun program madrasah, jika tidak didukung oleh warganya, pasti hanya akan menjadi sebuah program belaka, tanpa ada hasil yang pasti. Sehingga seluruh warga madrasah, terutama para siswa untuk menjadi pelopor kesehatan madrasah,” harap dia. (lut/fat)










