Dispertan Kota Semarang Sosialisasikan Pembuatan Silase

Kepala Dispertan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur
Kepala Dispertan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Pertanian Kota Semarang (Dispertan) terus melakukan sosialisasi kepada para peternak sapi maupun kambing dalam pembuatan silase. Hal tersebut dilakukan agar para peternak tidak perlu khawatir dengan bahaya dampak El Nino yang menyebabkan kurangnya rumput.

Kepala Dispertan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur menjelaskan, para peternak dapat memanfaatkan batang padi yang sudah panen untuk membuat silase. Selain itu, juga bisa menggunakan ranting-ranting daun kering dan petai cina atau disebut dengan lamtoro.

“Dengan silase itu mereka bisa pakai kapan saja,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng di Halaman Kantor Dispertan Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Fokus Keluarga, Mbak Ita tak Ingin Maju Pilwakot

Lebih lanjut, tujuan pembuatan silase adalah untuk mensiasati persediaan makan ternak pada musim kemarau. Selain dapat memanfaatkan silase, para peternak juga dapat menggunakan comboran sebagai pengganti rumput untuk pakan hewan ternak.

“Peternak hewan besar seperti sapi di Kota Semarang sebelumnya hewan ternaknya tidak diberi comboran. Nah tapi kalau pada musim seperti ini ya comboran yang kita berikan,” jelasnya.

Sebagai informasi, comboran adalah salah satu jenis pakan yang biasa digunakan oleh para peternak sapi di pedesaan. Pakan comboran bisa hanya berisi ampas tahu dan garam. (cr7/mg4)