Wisata  

Wisata Lenk Dopang Tawarkan Keindahan Lereng Muria

SERU: Tampak beberapa pengunjung sedang berenang dengan hamparan pemandangan lereng Muria, di wisata Lenk Dopang Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus, Minggu (5/11/23). (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

DESTINASI wisata Lenk Dopang, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog pada weekend dipadati wisatawan luar daerah. Ada yang berasal dari Kabupaten Rembang, Pati, Kudus, dan paling jauh Solo. Hal ini lantaran wisata tersebut menawarkan keindahan lereng Gunung Muria.

Owner Lenk Dopang, Agung Priyanto menjelaskan, menjelang akhir tahun di sini sangat ramai. Terlebih, untuk satu bulan ini mencapai ribuan. Pengunjung di hari biasa mencapai puluhan hingga ratusan. Sedangkan weekend, menyentuh hingga ribuan pengunjung yang berasal dari berbagai daerah.

“Satu bulan ini untuk pengunjung bisa mencapai ribuan. Hal ini bisa terhitung saat akhir weekend yang terkadang terjadi lonjakan pengunjung,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Minggu (5/11/23).

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

Menurutnya, berbagai wisatawan yang datang di tempatnya didominasi oleh anak-anak remaja. Selain itu, disusul oleh para keluarga yang ingin menikmati akhir pekannya bersama sanak saudara. Ia memperkirakan wisatawan akan membludak di akhir tahun.

“Ya kayaknya, akhir tahun nanti sepertinya ramai ini. Kalau cuacanya cerah. Tapi kalau hujan ya berbeda tentunya. Tapi untuk akhir tahun sebelumnya juga kondisinya ramai,” terangnya.

Di tempat wisata Lenk Dopang, kata Agung, wisatawan yang datang tentunya akan disuguhkan dengan wisata alam. Tidak hanya itu, sembari menikmati alam, pengunjung bisa sambil menyantap makanan khas Desa Rahtawu.

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

“Pokoknya makan minum di sini (Lenk Dopang) cocok ditemani dengan menikmati pemandangan hamparan lereng gunung dan gemercik air kolam,” tukasnya.

Dirinya berharap, ke depan untuk akses jalan menuju Desa Rahtawu hendaknya diperluas. Mengingat, hal itu nantinya dapat membantu perekonomian bagi warga setempat dan menumbuhkan ekonomi baru dalam bentuk pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM). (cr12/gih)