PATI, Joglo Jateng – Pengunjung tempat wisata di Kabupaten Pati diperkirakan bakal meningkat saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun akses jalan menuju tempat wisata di Bumi Mina Tani ini disebut masih banyak yang rusak.
Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Dwi Prasetya mengungkapkan, kenaikan jumlah pengunjung tempat wisata pasti terjadi saat Nataru. Meksipun pihaknya belum bisa memperkirakan berapa persen kenaikannya.
“Kenaikan pengunjung pasti jelas. Karena pastinya orang dari Jakarta maupun daerah lain akan pulang pasti,” kata dia saat ditemui di kantornya, belum lama ini.
Akan tetapi yang menjadi persoalan yakni masih banyak akses jalan menuju tempat wisata yang rusak. Kondisi tersebut dinilai akan terdampak terhadap minat para pengunjung wisata.
“Hampir semua jalan rusak saat ini. Kalau jalannya rusak enggak akan datang lagi karena aksesnya tidak bagus. Apalagi hujan, jalan berlubang, jalan enggak nyaman itu pasti,” sebutnya.
Ia menambahkan, Dinporapar Pati sudah banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait adanya kerusakan jalan menuju tempat wisata itu. Pihaknya juga mengaku telah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati terkait hal tersebut.
“Jalan rusak memang kendala. Jadi masyarakat sering menyampaikan ke Dinporapar adalah jalan. Kita juga menyampaikan kepada PU, karena PU tim penilai kami bantu untuk meningkatkan kunjungan,” imbuhnya.
Namun saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas Kepala Bidang (Plt Kabid) Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo mengatakan bahwa hanya ada satu akses jalan menuju tempat wisata yang masih rusak. Yakni jalan menuju tempat wisata Jolong 2.
“Setahu saya untuk tempat wisata yang agak rusak arah Jolong 2. Sitiluhur-Jolong dan Tlogowungu-Sitiluhur setelah pos jaga,” sambungnya.
Bahkan, lanjut dia, kerusakan jalan tersebut akan segera diperbaiki. Yakni sekitar Maret 2023 mulai dikerjakan. Sementara akses jalan menuju tempat wisata lainnya, Hasto menyebut kondisinya masih layak.
“Yang arah Jolong 1 relatif sudah baik. Yang arah Waduk Gunungrowo dan Waduk Gembong relatif sudah baik. Kayen Guwo Pancur juga relatif baik. Jadi enggak rusak semua. Kayak Guwo-Jolong dan Pati-Gembong arah waduk relatif bagus,” pungkasnya. (lut/fat)










