Dewan Geram Pendamping PKH Cawe-cawe Politik

Anggota Komisi D DPRD Pemalang Budi Hermanto
Anggota Komisi D DPRD Pemalang Budi Hermanto. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Budi Hermanto atau lebih akrab di sapa Budi Sapi selaku Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang geram mendengar aksi sejumlah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang melakukan cawe-cawe politik saat menjalankan tugasnya. Hal ini menyalahi aturan, sehingga ia dengan tegas menegur mereka agar tidak melakukan manuver kampanye yang menjadi tugas para calon legislatif (caleg) di Pemilu 2024.

Hal ini dikatakan Budi Sapi pada agenda pertemuan Komisi D dengan para pendamping PKH wilayah selatan di Ruang Rapat DPRD Pemalang, belum lama ini. Dirinya secara pribadi mendapatkan informasi dari beberapa masyarakat penerima manfaat tentang manuver cawe-cawe politik para pendamping KPH di Pemalang, khususnya wilayah selatan.

Baca juga:  Bupati Pemalang Ingatkan Prioritas Keselamatan dan Keamanan Kendaraan Wisatawan

“Kami (Anggota Komisi D) paham betul semua yang dilakukan kalian (pendamping PKH, red) kemarin. Mengumpulkan masyarakat lalu memojokkan mereka agar memilih salah satu calon di Pemilu. Ini bukan tugas kalian dan ini merupakan tugas kami para caleg. Jadi mohon diperhatikan. Kalau tidak, tegas akan kami proses untuk pencopotan,” tegasnya.

Ia menekankan kepada para pendamping PKH untuk melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang ada, di mana mereka melaksanakan pendampingan masyarakat penerima manfaat serta mendata ulang. Tidak perlu melakukan intimidasi kepada masyarakat untuk memilih calon, dan jika tidak akan menghentikan bantuan yang diberikan.

Baca juga:  Kolaborasi Pengelolaan Jadi Kunci Pariwisata Maju

Lebih lanjut, Budi berharap, teguran ini jadi yang terakhir kalinya untuk mereka, dan ke depan tidak perlu ikut melakukan kampanye. Karena seharusnya mereka bersikap netral, walaupun memiliki hak untuk memberikan suara, namun tidak diperkenankan mengajak orang lain.

“Ini jadi laporan terakhir adanya cawe-cawe politik. Ke depan, tidak ada lagi kabar seperti ini. Silakan laksanakan tugas pendampingan PKH dengan sebaik-baiknya, karena ini uang negara untuk membantu masyarakat kurang mampu, mohon berikan kepada mereka yang membutuhkan,” imbuhnya. (fan/abd)