Pemkab Harapkan Festival Bandeng Salto Dongkrak Popularitas Pemalang

PENGASAPAN: Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat mengasap ikan bandeng pada acara Festival Bandeng Salto, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Menjadi salah satu kuliner khas Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menggelar Festival Bandeng Salto di Desa Kertosari. Kecamatan Ulujami, belum lama ini. Dengan pelaksanaan festival ini, diharapkan mampu mendongkrak popularitas kuliner khas Pemalang agar bisa dikenal oleh seluruh masyarakat, baik dalam daerah maupun luar daerah.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, Pemalang menjadi salah satu daerah penghasil bandeng terbaik, bahkan sering dikirim ke luar daerah. Walaupun begitu, masyarakat belum mengenal olahan asli berbahan dasar bandeng di Pemalang, sehingga lewat acara ini, diharapkan mampu pengenalan bandeng ke seluruh kalangan masyarakat.

Baca juga:  Warga Keluhkan Sampah TPST Pelutan Tutup Akses Jalan

“Mungkin sudah terkenal, tapi belum banyak orang tahu. Jadi kami kemas acara ini di Hari Jadi Pemalang ke-449 untuk mengenalkan lagi Bandeng Salto ke seluruh kalangan, baik di Pemalang maupun luar. Jadi ke depan, tidak hanya bandeng segar saja, namun olahannya juga bisa berkembang,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini diprakarsai oleh seluruh desa di Kecamatan Ulujami. Di mana Bandeng Salto merupakan berasal dari akronim salai dan presto, dua cara pengolahan bandeng yang paling digemari oleh masyarakat, bahkan jadi beberapa oleh-oleh di daerah lain.

Baca juga:  Latih Mental dan Karakter Pemuda

Salai adalah makanan yang diolah dengan proses pengasapan atau dipanggang hingga kering. Selain bandeng, Salai pisang contoh kuliner salai yang cukup populer.

“Ke depan, tidak hanya bandeng saja yang bisa dikenal masyarakat seluruh kuliner khas Pemalang bisa dikenal oleh semua kalangan masyarakat. Karena selain festival ini, kita juga menggelar acara UMKM di alun-alun kota,” pungkasnya. (fan/abd)