BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) barang dan jasa tahun anggaran 2024. Dengan alokasi sebesar Rp 1.196.692.423.493, siap digelontorkan untuk mendukung pembangunan dan percepatan pertumbuhan ekonomi di Bantul.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Raharja menyampaikan, pengumuman RUP ini menjadi momentum kegiatan pembangunan di Bantul pada 2024 ini akan segera dilaksanakan. Dari total anggaran itu, akan terbagi dalam 13.200 paket pengadaan barang dan jasa.
“Tujuan dari pengumuman ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang rencana pengadaan barang dan jasa 2024. Artinya, hal ini merupakan wujud transparansi pemerintah terhadap anggaran yang ada,” ungkapnya.
Pihaknya merincikan, dari total tersebut, sebanyak 10.933 paket dilaksanakan melalui penyedia senilai Rp 725 963.496 526. Sementara, 2.267 paket sisanya dilaksanakan secara swakelola dengan nilai Rp 470.728.926.967.
“Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat berkesempatan menikmati perkembangan pembangunan. Tentu harapannya dari anggaran yang tersedia ini akan mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian,” ungkapnya.
Pihaknya menjelaskan, pengadaan itu terdiri dari beberapa metode, yaitu langsung dengan jumlah 9.426 paket, e-purchasing 942 paket, tender 176 paket dan seleksi 10 paket.
“Berdasarkan Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 8 Tahun 2023, menargetkan 95 persen belanja pemerintah melalui APBN dan APBD menggunakan produk dalam negeri. Baik pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk pencatatan terhadap realisasi penggunaan produk dalam negeri,” terangnya.
Dengan optimalisasi pemanfaatan sistem pengadaan mulai dari SIRUP, e-purchasing, e-tendering, toko daring, non e-tendering dan pengisian e-kontrak, dapat mewujudkan pengadaan yang transparan dan akuntabel. “Semoga pengumuman RUP 2024 ini bermanfaat bagi keberhasilan proses pengadaan di Bantul,” pungkasnya.(nik/sam)










