555 Rumah di Ulujami Terendam Banjir Kali Comal

GENDONG: Salah satu anggota TNI saat menggendong lansia warga Desa Pesantren Kecamatan Ulujami yang terdampak banjir, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di daerah hulu Kali Comal pada Minggu (4/2) waktu setempat membuat debit air di sejumlah bendungan dan hilir sungai yang naik bahkan meluap ke pemukiman, salah satunya ada di Desa Pesantren Kecamatan Ulujami yang dilewati oleh Kali Comal. Hingga Senin (5/2) pagi tadi total ada 555 rumah terendam banjir dengan ketinggian 20 centimeter hingga 1 meter.

Kepala Desa Pesantren Nurohim mengatakan, dari data di TKP, hampir seluruh rumah di desanya terendam banjir setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa. Penyebab utamanya yaitu meluapnya air Kali Comal serta dampak Rob Pantai Utara karena intensitas air hujan di daerah hulu sungai, sehingga sungai tak mampu menampung debit air kiriman dari selatan.

“Kalau ditotal, dari data ada sekitar 555 rumah yang terendam atau kurang lebih 1.542 KK terdampak banjir kiriman ini. Sejak Minggu (4/2) pagi, kita sudah woro-woro (pengumuman) ke warga agar waspada dan mengungsi sementara,” ucapnya.

Pada pelaksanaan pengungsian warga, pihaknya dibantu oleh BPBD Pemalang, PMI Pemalang bersama TNI dan Polri. Semuanya bersinergi turun langsung ke lokasi banjir dengan membawa perahu karet melakukan pengungsian warga yang terjebak banjir terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Sementara itu, Babinsa Pesantren Serda Abdul Asbah mengungkapkan, pihaknya telah membangun posko dan dapur umum untuk penanganan banjir di Desa Pesantren ini. Di mana dapur tersebut didirikan untuk masyarakat terdampak banjir khususnya mereka yang bermukim di sekitar Kali Comal.

“Semua elemen masyarakat harus berperan aktif dalam membantu korban banjir dan menyerukan pemerintah untuk memberikan bantuan yang tepat dan efektif. Semoga bencana banjir di desa Pesantren segera berakhir, dan warga dapat kembali hidup dalam keadaan yang aman dan tenteram,” terangnya saat menjemput langsung salah satu korban banjir di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Senin (5/2/24). (fan/abd)