Wisata  

Kampoeng Bamboe, Wisata yang Tawarkan Suasana Perdesaan

LIBURAN: Tampak pengunjung sedang menikmati liburan di obyek wisata Kampoeng Bamboe, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

BERLIBUR pastinya membutuhkan tempat yang nyaman. Entah hanya sekedar untuk menghilangkan penat, atau ingin bersenang-senang bersama keluarga maupun orang tersayang.

Tempat wisata di desa tentunya akan menjadi pilihan. Apalagi bagi orang yang tinggal di perkotaan. Bisa menyatu dengan suasana perkampungan pastinya bisa memberikan efek relaksasi setelah sehari-hari berada di tengah kebisingan.

Pilihan tempat itu dapat ditemui di wisata Kampoeng Bamboe. Obyek wisata ini berada di Desa Sumberan, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati. Lokasinya berjarak sekitar 6,7 kilometer dari pusat Kota Bumi Mina Tani ini. Para pengunjung perlu menempuh perjalanan sekitar 10 menit. Namun jarak tak akan menjadi persoalan. Sebab kenyamanan memang butuh perjalanan panjang.

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

Kampoeng Bamboe sebenarnya terbilang bukan destinasi yang baru lagi. Akan tetapi tempat ini baru saja bangkit dari mati surinya setelah beberapa bulan tak diminati. Pengelola pun memutuskan untuk memperbaharui banyak hal.

“Mulai dari menu jajanan, tempat, hingga jam buka berubah semua. Kita berharap dengan perubahan itu para pengunjung semakin berlama-lama dan betah menghabiskan waktu di sini,” kata Kepala Desa Sumberan, Arif Setyo Efendi, belum lama ini.

SERU: Wisatawan menaiki ATV keliling Kampoeng Bamboe. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

Dari segi jajanannya, para pedagang di sana juga ingin tampil beda dengan penjual di tempat wisata pada umumnya. Dari sebelumnya yang menjual makanan ringan kekinian, kini berinovasi dengan menjual jajanan tradisional dari masyarakat sekitar.

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

“Jajannya berasal dari warga sekitar. Ada kerupuk ereng-ereng yang gurih, dumbek yang legit, hingga segar minuman nira atau legen. Tentu ini bisa mengembalikan ingatan masa kecil yang pernah di tinggal di desa,” ujar dia.

Ia berharap jajanan jadul itu dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Mengingat warga setempat juga masih banyak yang memproduksi makanan tradisional tersebut.

Tak hanya itu, tempat wisata ini juga menyediakan arena bermain dan bersenang-senang bagi para pengunjung. Salah satunya kolam renang. Fasilitas ini diperuntukkan untuk orang dewasa dan satu petak kolam lagi untuk anak-anak.

Baca juga:  Karang Jahe Beach Lakukan Pembenahan Saluran Air

Para pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp 7 ribu untuk anak kecil dan Rp 10 ribu untuk orang dewasa. Mereka dapat berenang sepuas hati sembari menunggu matahari lingsir.

Selain kolam renang item, para pengunjung juga bisa menikmati wahana lainya. Seperti mengendarai ATV yang disewakan untuk berkeliling kampung.

“Saya memang punya cita-cita mengembangkan desa lewat wisata. Hanya saja di tempat kami tidak ada wisata alam, seperti tempat lain. Sehingga kita menyiasati dengan membuat wisata buatan,” pungkas Arif. (lut/adf)