Kudus  

PKK Desa Singocandi Sukses Kembangkan Bank Sampah Sincan

DITABUNG: Warga Desa Singocandi, Kecamatan Kota, rutin menabung di Bank Sampah Sincan setiap bulan di RT 4. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Program Bank Sampah Sincan yang dikelola Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 4 RW 4 Desa Singocandi, Kecamatan Kota, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Berawal dari lingkup RT 4 pada 2024, kini program tersebut telah menjangkau seluruh RT di RW 4 dan memiliki sekitar 50 nasabah aktif.

Bank sampah ini berhasil meraih Juara II Kategori Eksisting dalam Lomba Kudus Asik yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, belum lama ini.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memberdayakan warga.

Ketua PKK RT 4 RW 4, Anis Legiyawati, mengatakan pendirian bank sampah berawal dari keinginan memberikan kegiatan yang produktif bagi para pengurus PKK.

Akhirnya, mereka belajar ke Muria Indah dan mendapatkan inspirasi untuk membentuk bank sampah. Program yang dirintis secara mandiri tersebut bahkan dimulai tanpa fasilitas memadai.

Pengurus meminjam timbangan milik warga untuk menjalankan kegiatan penimbangan sampah.

“Awalnya benar-benar mandiri. Kami tidak punya timbangan, sampai harus pinjam milik warga. Bahkan yang pertama menabung ya pengurus sendiri,” kata Anis.

“Tapi alhamdulillah setelah disosialisasikan ke kelompok PKK dan pengajian, masyarakat mulai tertarik,” tambahnya.

Melalui sosialisasi yang intensif di grup PKK, pengajian, dan warga, jumlah peserta terus bertambah. Saat ini nasabah tidak hanya berasal dari RT 4, tetapi juga RT lain.

Bank Sampah Sincan menerima berbagai jenis sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, kertas, dan logam.

Penyetoran dilakukan setiap minggu ketiga setiap bulan dan hasil penjualan sampah langsung dicatat sebagai tabungan nasabah.

“Yang penting masyarakat mau menabung sampah dulu. Dari sampah ini mereka bisa mendapatkan tabungan,” jelasnya.

“Bahkan kami juga sering mengadakan kegiatan piknik dari hasil pengelolaan bank sampah sehingga masyarakat semakin semangat,” pungkas Anis. (uma/fat/rds)