Pati  

Muslimat NU Berpotensi Bantu Program KB dan Pengentasan Stunting

SUASANA: Pj Ketua Tim Penggerak PKK Pati Faisa Henggar saat menghadiri bhakti sosial Muslimat NU Pati, Kamis (29/2/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati Faisa Henggar menyebut muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pati potensial membantu menyukseskan program pemerintah daerah. Di antaranya yakni program Keluarga Berencana (KB) dan pengentasan stunting.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri acara pelayanan KB dalam rangka bhakti sosial Muslimat NU Kabupaten Pati. Kegiatan ini bekerja sama dengan DinsosP3AKB Pati dan Rumah Sakit Assuyuthiyyah Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan, Kecamatan Trangkil.

Selamat Idulfitri 2024

Faisa Henggar pun mengucapkan terima kasih kepada Muslimat NU Pati dan Rumah Sakit Assuyuthiyyah yang sudah memberikan dukungan atau bersedia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pati dalam menyukseskan program-program pemerintah. Khususnya dalam pelayanan KB dan pengentasan stunting.

Baca juga:  Pemkab Pati Siapkan Rp 3,6 Miliar untuk Pengamanan Pilkada

“Perlu diketahui bahwa tahun 2023 Kabupaten Pati berhasil menjadi juara 1 safari KB Muslimat NU tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dengan adanya anak-anak cabang Muslimat NU di Kabupaten Pati kalau dihitung ada sekitar 20 ribuan Muslimat dan hal ini merupakan akseptor yang banyak sekali. Dan tentunya potensial untuk membantu program KB dan pengentasan stunting. Sudah 124 persen jadi ada 487 akseptor selama safari KB Muslimat NU ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, angka stunting di Pati menurut data ada sekitar 23 persen. Sementara angka stunting untuk Provinsi Jawa Tengah ada sekitar 14 persen. Menurutnya, dengan tingginya angka stunting itu membutuhkan peran serta Muslimat NU.

Baca juga:  Kunjungi Korban Banjir di Pati, Begini Kata Kepala BNPB

“Kami selalu berupaya sebaik mungkin agar angka stunting di kabupaten Pati bisa turun di angka 14 persen. Syukur-syukur bisa di bawah 14 persen. Dengan adanya kerjasama dengan Muslimat NU ini kami yakin angka penurunan stunting di Kabupaten Pati bisa berhasil,” harapnya.

Sementara itu, Kyai Najib Suyuthi dalam sambutannya pun sangat menyambut baik acara yang diselenggarakan di rumah sakit tersebut. Ia berpesan kepada peserta yang hadir untuk memberikan sumbangsih kepada negara.

“Sungguh kami sangat berterima kasih setidaknya kehadiran rumah sakit ini bisa bermakna untuk masyarakat. Kita jangan membebani negara kalau bisa kita harus bisa berkontribusi untuk negara. Kami sangat mensupport acara ini karena kita dianjurkan untuk melahirkan bayi-bayi yang kuat dengan program pengentasan stunting dan KB”, tutur dewan pembina pesantren Raudlatul Ulum itu. (lut/fat)