Jepara  

PMI Jepara Bagi-Bagi Krim Antinyamuk ke Siswa, untuk Apa?

SIMBOLIS: Kepala PMI Kabupaten Jepara Sutedjo S. Sumarto menyerahkan bantuan lotion di Kantor Dinas Kesehatan, Jepara. (DOK.PRIBADI/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Dalam upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan krim anti nyamuk (lotion) untuk siswa-siswi di Jepara.

Bantuan tersebut diserahterimakan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara oleh Ketua PMI Kab. Jepara Sutedjo S. Sumarto didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinkes Eko Cahyo Puspeno pada Rabu (6/3/2024).

Selamat Idulfitri 2024

Selanjutnya, krim anti nyamuk akan disalurkan ke sekolah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara.

Kepala markas PMI Kabupaten Jepara Roosiana Rahmawati mengungkapkan, teradapat tiga jenis krim anti nyamuk yang diserahkan. Di antaranya 1.040 lotion dalam bentuk botol, 15.408 sachet, dan 118 pada kemasan tube.

Baca juga:  Harlah GPK ke-42, Gus Haiz: Kami Dukung DPP PPP Gugat MK

Adapun anggaran penyediaan lotion dari PMI Kabupaten Jepara, sebesar Rp 21 juta, sebagian donasi dari Hasil Bulan Dana PMI Kab. Jepara dan Donasi dari PMI Kota Semarang

Roosiana mengatakan, PMI Kabupaten Jepara telah melakukan pendistribusian langsung ke sekolah di wilayah Jepara kota.

Di antaranya SD N 02 Kuwasen, SD N 03 Kuwasen, SD N 01 Mulyoharjo, SDN 02 Mulyoharjo, SD N 04 Mulyoharjo, SD N 05 Mulyoharjo, SD N 06 Mulyoharjo, dan SD UT Bumi Kartini.

Upaya tersebut, lanjutnya, mendapat respon positif dari berbagai pihak sekolah. Lantaran banyak dari siswa sekolah tersebut beberapa terkena kasus DBD.

Baca juga:  Pastikan Gas Elpiji 3 Kg Tersedia, Pj Bupati Jepara Monitoring ke Sejumlah Agen

Ia mengungkapkan, persebaran DBD didominasi oleh usia anak, terkhusus pada anak SD ke bawah.

“Walaupun di area Jepara kota kasusnya tidak tinggi dibanding daerah (Jepara bagian, Red.) selatan. Tapi kami mencoba melakukan distribusi lotion yang dekat dari lokasi kantor PMI. Anak-anak juga sering main di tempat kotor,” paparnya saat ditemui Joglo Jateng, Jumat (08/03/24).

Ia menambahkan, terdapat distribusi lanjutan dari PMI Kabupaten Jepara, lantaran, masih banyak stok lotion yang nantinya akan dibagikan ke setiap sekolah di Kabupaten Jepara.

“Masih ada dan ini masih dalam tahap di packing. Kita utamakan daerah yang rawan akan DBD, kemudian ke setiap daerah lainnya. Semoga mencukupi,” pungkasnya. (cr4/adf)