Rusunawa Kaligawe Terdampak Genangan Air

SUASANA: Salah satu warga saat melewati akses jalan yang terdampak banjir di depan Rumah Susun Kaligawe Jalan Sawah Besar. XIII, Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Rabu (13/3/24). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pada pukul 04.00 pagi kemarin, RW 9 Rumah Susun Kaligawe tergenang air dengan kedalaman sekitar 30 cm. Salah satu warga yang baru melintasi jalan, Paino (50) mengaku dengan adanya bencana itu akses jalan menjadi terhambat. Sehingga kendaraan beroda empat harus dititipkan tepat di depan gapura.

“Benar-benar tidak bisa lewat ini. Motornya harus dititipkan ke depan,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng.

Selamat Idulfitri 2024

Menurut pantauan Joglo Jateng, genangan air itu sudah menyebar sampai ke seluruh akses jalan di kompleks itu. Pengendara kendaraan beroda dua banyak yang kesulitan melewatinya, sehingga terpaksa harus mencari jalan alternatif. Sementara anak-anak bermain air di tengah banjirnya jalan itu.

Baca juga:  Jateng Wakili Indonesia pada Ajang Soina di Bangladesh

Staf Lapangan UPTD Rusunawa Kaligawe Disperkim Kota Semarang, Ahmad Triyanto mengukapkan, asal genangan air itu merupakan kiriman dari Kelurahan Tlogosari, Karanganyar, dan Muktiharjo. Akibatnya, satu kompleks di sekitar rusunawa yang memiliki tujuh blok itu juga terdampak banjir.

“Dulu bisa sampai 1 meter lebih sampai dada tubuh. Kalau yang hari ini 30 cm-an masih bisa dilewati dan yang parkir di depan gapura dipastikan aman karena ada security yang jaga bergantian 24 jam,” jelasnya.

Meski begitu, ia tidak bisa memprediksi kapan genangan air itu akan surut. Pasalnya, jika pompa air berjalan dengan lancar maka airnya akan cepat menyusut.

Baca juga:  Rakortekbang Jateng Selaraskan Rencana Kerja dalam Percepatan Pembangunan

“Pompa di depan berfungsi, makanya dibuat polder untuk mengantisipasi kalau ada banjir yang nanti dialirkan ke sungai. Disini ada dua (pompa, Red.) di sini (dekat rusunawa, Red.) dan dekat Pasar Waru,” ujarnya.

Terpisah, Lurah Kaligawe, Sukamti menjelaskan, pihaknya sudah melakukan upaya untuk mencegah kembalinya genangan air. Salah satunya, dengan pengerukan kali sedimen yang dikerjakan bersama pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang dan warga setempat.

“Yang penting salurannya (pompa) bersih ini kan dampaknya karena banjir terlebih lagi Kaligawe ini wilayah cekungan. Jadi kita andalkan pompa,” katanya.

Baca juga:  Pembayaran THR ASN Diharapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi

Lebih lanjut, kata dia, pompa sudah dinyalakan sejak Selasa lalu. Pihaknya juga selalu memonitor dan mengantisipasi luapan air. (int/adf)