Pati  

Kenalkan Grafiti dan Cegah Vandalisme

KARYA: Sejumlah seniman muda saat membuat karya grafitti di salah satu cafe, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Sejumlah seniman muda di Kabupaten Pati melakukan perjalanan pameran lukisan dari cafe ke cafe, belum lama ini. Acara tersebut digagas oleh cafe overline yang berkolaborasi dengan Pati Art Wear (PAW) workshop studio.

Ketua panitia acara, Fandy Putratama menuturkan, kegiatan keliling cafe tersebut memiliki dua tujuan. Yakni untuk memperkenalkan grafiti ke khalayak umum dan meminimalisir vandalisme.

“Intinya grafiti artist dengan skill bisa mendapatkan penghasilan lebih. Mengkesampingkan vandalisme, dengan masuk ke ruang publik secara tidak langsung mereka mempunyai akses khusus dengan penikmat seni ataupun orang yang membutuhkan jasa seni rupa untuk dekorasi coffeeshop ataupun sekedar mural di dinding,” ujar Fandy, belum lama ini.

Baca juga:  Kecewa Keputusan KPU Pati, Kantor PPK Jakenan Disegel

Menurutnya, karya seni graffiti tak hanya berbentuk coretan semata. Namun harus ada makna yang terkandung di dalamnya. Sedangkan saat ini, kata dia, banyak vandalisme yang tak bisa dinikmati dan tak ada protes di dalamnya.

“Karena dengan grafiti sendiri bisa menyampaikan pesan dan menyebarluaskan ide atau gagasan untuk mengubah pola pikir masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta pameran lukisan, Dean Karunia Dewandha mengaku senang bisa melibatkan diri dalam kegiatan ini. Karena ia bisa meluncurkan protesnya terhadap konflik negara dan sosial yang terjadi selama ini.

Baca juga:  Gudang Besi Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 M

“Saya senang bisa ikut acara ini. Lebih ke senang dapat panggung dan lebih mudah meluncurkan protes kegelisahan dalam diri saya gitu saja,” ujar dia.

Untuk diketahui, pameran keliling cafe ini bakal terus dilakukan. Mengingat kegiatan semacam ini sudah 3 kali berturut-turut diadakan oleh kelompok seniman tersebut. (lut/fat)