PEMALANG, Joglo Jateng – Setelah penutupan pendaftaran dan pengembalian formulir persyaratan bacabup/bacawabup di DPC PDI Perjuangan Pemalang, petahana Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersilaturahmi ke kandang banteng. Dengan ini, total Mansur telah bertandang ke dua partai besar dengan jumlah kursi terbanyak di Pemalang, yaitu PDI Perjuangan dan PKB.
Kedatangan Mansur Hidayat bersama dua ketua partai pengusungnya, Ketua DPC Partai Gerindra Rama dan Ketua DPC PPP Fahmi Hakim disambut baik Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus mantan Bupati Pemalang 2010-2020, Junaedi. Ini merupakan salah satu langkah silaturahmi untuk menjaga konduktivitas jelang Pilkada yang tahapannya sudah mulai berlangsung.
“Kita ingin jaga konduktivitas, maka sebagai partai pemenang pemilu kami sambangi PDI Perjuangan. Mudah-mudahan suksesi Pemilu, Pileg dan Pilpres kemarin bisa kembali terwujud pada pelaksanaan Pilbup nantinya,” terangnya.
Dikonfirmasi soal kemungkinan koalisi, semua kemungkinan bisa saja terjadi pada Pilkada ini. Namun secara tegas dirinya tetap diusung partai pengusungnya pada Pilbup 2020, yaitu bersama PPP dan Gerindra. Walaupun tetap ada keinginan membentuk koalisi lebih besar.
Kunjungan safari politik ini masih berlangsung hingga kemarin, Mansur didampingi oleh Ketua DPC Gerindra Rama tandang ke DPC PKB dan DPD PKS. Di mana ingin bersepakat membawa Pemalang lebih baik lagi dalam kontestasi Pilkada 2024, terutama pada percepatan pembangunan.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang Junaedi berharap, bisa terus terjalin baik silaturahmi antara Pemkab dengan PDI Perjuangan. Terkait pencalonan, pihaknya telah menutup pendaftaran, namun tetap ada kemungkinan calon lain selain pendaftaran di DPC, sebab keputusan merupakan kewenangan pusat langsung oleh ketua partai.
“Kita pasti akan mendukung setiap program pembangunan yang ada di Pemalang. Terkait pencalonan, pendaftaran di tingkat DPW dan DPP masih terbuka lebar, sehingga siapa pun masih boleh mendaftarkan diri ke sana. Selain itu keputusan siapa yang diusung bukan wewenang kita (DPC) namun merupakan DPP,” pungkasnya.(fan/sam)










