Gandeng Kontraktor Lokal, Pemkab Pemalang Dukung Penyediaan Perumahan Murah

PANTAU: Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat menjadi saksi akad penandatanganan pembelian rumah di Perumahan Pemalang Indah Regency (PIR) bersama Pengembang dari PT Rizky Group Propertyndo Dicky Pawang Setiawan, Senin (20/5/24). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bersama dengan PT Rizky Group Propertyndo (RGP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dukung penuh penyediaan perumahan mudah di Pemalang, Senin (20/5/24). Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat, untuk masyarakat memiliki rumah bersubsidi terutama para anak muda yang saat ini di gadang-gadang sulit membeli properti berupa rumah.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat menuturkan, dukungan penuh akan selalu diberikan kepada semua pihak yang mau bekerja sama dalam menyediakan perusahaan bersubsidi murah untuk masyarakat. Seperti pada Senin (20/5), pihaknya menggandeng PT RGP yang merupakan perusahaan properti lokal, berkomitmen membangun perumahan murah di tengah kota kepada masyarakat Pemalang.

Baca juga:  Belum Cakap Membaca, Bocah Pemalang Usia 6 Tahun Raih Juara I Dai Cilik IGRA 2024

“Saya sangat setuju dan pasti dukung supaya masyarakat yang belum punya bisa mempunyai rumah. Karena banyak anak muda kini sulit membeli rumah dengan harga yang tinggi,” ujarnya, Senin (20/5/24).

Secara pribadi, dirinya memberikan apresiasi kepada PT RGP yang memberikan program ini. Sebab, menurutnya pasangan muda sekarang sangat sulit mendapatkan atau membeli property atau rumah, lantaran harga perumahan sekarang sangat tinggi.

Sementara itu, Pengembang dari PT Rizky Group Propertyndo, Dicky Pawang Setiawan mengatakan, kurang lebih 60 persen masyarakat yang menempati perumahan yang dibangun ini merupakan anak muda. Dengan angsuran kredit murah dan mudah menjadi alasan mendambakan perumahan di RGP.

Baca juga:  Gerindra Pemalang Kedatangan Mantan TNI untuk Melamar Bacabup

“60 persen yang menempati Perumahan Pemalang Indah Regency (PIR) itu ya pasangan muda. Dipastikan terjangkau untuk mereka, namanya juga subsidi. Kurang lebih per bulan diangka Rp 1 jutaan,” tuturnya.(fan/sam)