Kudus  

Kembangkan Jejaring Internasional, UMK Teken MoU dengan Asia University Taiwan

SAH: Tampak Rektor UMK, Darsono dan Dean Office of International Affairs, Asia University, Prof. Yinghuei Chen sedang menunjukkan dokumen MoU, Sabtu (1/6/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Universitas Muria Kudus (UMK) menjalin kerjasama dengan Asia University, Taiwan. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pekan kemarin dengan tajuk Collaboration with Association of Muslim Community in Southeast Asia.

Dalam kesempatan ini, secara serentak juga ditandatangani 10 Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia.

Rektor UMK, Darsono menyebut, kerjasama kali ini bermaksud untuk mengembangkan jejaring internasional di luar negara-negara ASEAN. Ia berharap, putaran AMCA yang ke-10 mampu membawa efek multiplayer positif bagi UMK yang baru pertama bergabung.

Baca juga:  Targetkan Aisyiyah Bermanfaat untuk Semesta

“UMK Bersama Asosiasi Muslim Community South East Asia (AMCA) menandatangani MoU dengan Asia University, Taichung Taiwan (THE rank 3 dan Sanghai rank 3 di Cina),” tuturnya.

Pasalnya, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan dengan Asia University ini. Diantaranya sumber belajar berbasis AI dan chat GPT, student dan lecturer mobility, dan lain sebagainya.

“Harapannya akan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma di UMK,” tutup Rektor UMK.

Sementara itu, Dean Office of International Affairs, Asia University, Prof. Yinghuei Chen menyampaikan, pihaknya terbuka bagi PTS dari Indonesia. Hal itu tampak dari semakin banyaknya mahasiswa dari Indonesia yang belajar di Asia university.

Baca juga:  BRI Kudus Serahkan Ambulans ke Yayasan Sosial

“Total ada sekitar 200 mahasiswa asal Indonesia. Universitas ini juga didesign agar friendly dengan dunia Islam. Di kampus ini juga dibangun masjid dan kantor urusan Islam,” jelasnya.

Sebagai informasi, Wakil Rektor IV UMK dan Kepala Bagian Urusan Internasional Linfokom dalam kesempatan yang sama juga menjadi pembicara dalam The 10th International Conference on Community Development (ICCD – 10) 2024. (adm/fat)