Pati  

Sepi Pengunjung, Alun-alun Kembangjoyo Dinilai Perlu Dibangun Taman

MEMPRIHATINKAN: Kondisi Alun-alun Kembangjoyo Pati tampak sepi, Rabu (5/6/2024). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Alun-alun Kembangjoyo Kabupaten Pati makin sepi pengunjung. Kondisi ini membuat banyak Pedagang Kali Lima (PKL) yang berjualan di sana berpindah tempat.

Salah satu pengelola Alun-alun Kembangjoyo, Beni Arif menyebutkan, saat ini hanya tinggal puluhan PKL yang berjualan di tempat tersebut. Padahal awalnya ada ratusan PKL yang mangkal di sana.

“Awalnya 360 PKL tapi banyak yang keluar. Mungkin tinggal 70 PKL,” ujar Beni.

Ia mengungkapkan, sepinya pengunjung di Alun-alun Kembangjoyo sudah berlangsung selama dua tahun ini. Kondisi ini menurutnya disebabkan pembangunan yang kurang sesuai.

Baca juga:  Kominfo Minta Warganet Berhenti Tandai Sukolilo dengan Nama Negatif di Google Maps

“Keluhan pedagang di Alun-alun Kembangjoyo karena sepi pengunjung. Persoalannya pertama karena bangunannya. Yang namanya alun-alun itu seharusnya ada tamannya di tengah,” ungkapnya.

Ia menilai, bangunan alun-alun Kembangjoyo saat ini membuat para pengunjung tidak nyaman. Sebab, tidak adanya tempat untuk bersantai.

“Kalau alun-alun Kembangjoyo ini kesannya seperti pasar. Karena pengunjung masuk tidak ada ruang publik atau ruang santai. Masuk langsung ke lapak-lapak PKL,” bebernya.

Tak hanya itu, Beni juga menganggap Alun-alun Kembangjoyo juga masih minim lampu penerangan dan tempat parkir bagi kendaraan pengunjung. Sehingga ia meminta agar pemerintah daerah memikirkan akan persoalan-persoalan tersebut.

Baca juga:  Petani Pundenrejo Berjalan 30 Kilometer Minta Tanah Nenek Moyangnya

“Harapan kami agar pemerintah segera membongkar bangunan itu. Dijadikan bangunan yang lapang. Seperti alun-alun Pati. Kalau sudah ada lapangan terbuka, insyaallah ramai,” harapnya. (lut/fat)