Percepat Penyerapan Anggaran Infrastruktur di Pemalang, Perbaikan Jalan Dimulai Juli

PANTAU: Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat menilik pelaksanaan proyek jalan di Kecamatan Petarukan, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Belum efektifnya penyerapan anggaran bidang infrastruktur, akan dikebut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, agar di awal Juli mendatang perbaikan maupun pembangunan terutama jalan mulai dilaksanakan. Hal itu setelah adanya desakan dari seluruh Fraksi DPRD Pemalang pada paripurna, awal pekan ini.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat menuturkan, pelaksanaan penyerapan anggaran terkendala hingga pertengahan 2024, karena sejumlah proses lelang baru selesai. Oleh sebab itu, pihaknya menekankan OPD terkait agar mempercepat proses sehingga pengerjaan proyek infrastruktur bisa dikebut, sehingga perekonomian masyarakat berjalan lebih baik.

Baca juga:  Sidang Paripurna, Seluruh Fraksi Soroti Peredaran Narkoba di Pemalang

“Lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) saya lihat baru selesai pada Juni dan Juli, jadi kemungkinan bisa mulai dibangun sekitar bulan itu. Namun pasti akan kita kebut pelaksanaannya agar jalanan di Pemalang bisa lebih membantu perekonomian masyarakat,” tuturnya, belum lama ini.

Sebelumnya, Kepala DPUTR Pemalang Joko Tri Asmoro menjelaskan, dalam rencana pembangunan di 2024 ini ada 19 proyek prioritas belum memasukan penganggaran, khusus perbaikan Jensud baru akan dimasukkan sebagai proyek tambahan. Karena tidak masuk ke dalam penganggaran APBD Pemalang 2024, alokasinya berasal dari DAK pusat.

Baca juga:  Peningkatan Pemanfaatan Satu Data Indonesia, Pemkab Pemalang Adakan Bimtek Geospasial

Adapun 19 proyek jalan yaitu Jalan Temuireng-Kendaldoyong, Gejos-Tlagasana, Karangbei-Jatiroyom, Semingkir-Majakerta, Sirangkang-Karangasem, Pesucen-Sidokare, Widodaren-Karangasem, Jatirejo-Panjungan, Cibiuk-Ampelgading, Kreo-Mereng, Blimbing-Kendalsari, Belik-Watukumpul dan Pedurungan-Serang,

Kemudian, DI Panjaitan, Pulosari-Karangsari, Perintis Kemerdekaan, Blendung-bertosari, blimbing-kebandaran, dan Iser-Kendalsari. Dengan rata-rata nilai proyek Rp 1-1,5 miliar per jalan.

“Kita akan mulai bekerja serentak pada April ini, setelah lelang langsung dibangun sesuai intruksi bapak bupati. Alokasi terbesar ada di Blimbing-Kendalsari Rp 7,2 miliar dari anggaran DAK. Untuk Jensud sudah kita sounding ke pusat, ada titik terang pembangunan jalan itu,” jelasnya.(fan/sam)