Hadapi Musim Kemarau, DPKP DIY Siap Beri Bantuan

Plt DPKP DIY, Heri Sulistio Hermawan
Plt DPKP DIY, Heri Sulistio Hermawan. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Beberapa bulan ke depan, diprakirakan beberapa daerah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memasuki musim kemarau. Maka dari itu,  Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berencana memberikan berbagai bantuan seperti pompanisasi hingga penyedotan air dalam tanah sebagai langkah antisipasi mencegah kekeringan.

Pelaksana Tugas (Plt) DPKP DIY Heri Sulistio Hermawan mengatakan, menurut data BMKG, dalam waktu dekat akan memasuki musim kemarau, yang sedikit banyak sama dengan kondisi kemarau 2023. Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak seperti Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPSDM), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, serta kabupaten/kota.

Baca juga:  PDIP Putuskan tidak Jadi Oposisi

“Ada beberapa persiapan yang kami lakukan. Salah satunya meminta kepada masyarakat ketika mereka mulai panen, lahannya untuk segera diolah kembali, maksimal dua sampai tiga minggu untuk ditanami lagi,” ungkapnya, Kamis (6/6/24).

Dijelaskan bahwa pada musim kemarau seperti sekarang, masyarakat akan sangat membutuhkan air. Maka dari itu, pihaknya akan memberikan bantuan pompanisasi bagi yang membutuhkan. Hal itu bertujuan supaya masyarakat dapat mengambil air dari sungai embung atau waduk untuk mengairi sawahnya.

“Selain itu, kami juga menyiapkan varietas yang super genjah seperti padi gogo, supaya petani bisa cepat panen. Karena jika lebih cepat panen, akan lebih bagus. Meski begitu, itu semua kembali lagi ke masyarakat, mau tidak untuk menggunakannya,” tambahnya.

Baca juga:  Debt Collector Dilarang Berhentikan Pengguna Kendaraan

Heri menambahkan, pihaknya juga berencana melakukan penyedotan air dari dalam tanah seperti yang dilakukan di Gunung Kidul. “Saat ini di Gunung Kidul, kami telah banyak melakukan pengeboran sumur, seperti yang dilakukan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) maupun Dinas Pekerjaan Umum DIY. Saya berharap, itu bisa dimaksimalkan untuk mengatasi musim kemarau,” pungkasnya. (riz/abd)