Kuatkan Program Merdeka Belajar & Perlindungan Hak Anak

KOMITMEN: Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Bantul dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta di Bantul, Selasa (2/7/24). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menandatangani perjanjian nota kesepakatan dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Nota kesepakatan tersebut berisi tentang dukungan Program Merdeka Belajar serta pemenuhan dan perlindungan hak Anak.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Bantul, Roy Robert Edison Bonay menyampaikan, penandatanganan MoU ini bertujuan untuk menjalin sinergitas terkait dengan penjaminan mutu pendidikan yang ada di Kabupaten Bantul. “Ada beberapa ruang lingkup yang akan dikerjasamakan. Harapannya tentu akan berujung pada kesejahteraan peningkatan pendidikan atau layanan pendidikan yang ada di Bantul,” terangnya, Selasa (2/7/24).

Baca juga:  9 Rumah Makan di Sleman Didapati Gunakan Gas Subsidi

Sementara itu, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan DIY, Bambang Hadi Waluyo menuturkan, Kabupaten Bantul mendapat anugerah utama terkait Merdeka Belajar. Penghargaan ini akan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim pada 5 Juli mendatang.

Namun demikian, pihaknya juga menyampaikan, masalah pendidikan masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus ditangani untuk mencapai mutu pendidikan yang baik. Pihaknya menyoroti mulai dari aksesibilitas penyandang difabel terhadap layanan pendidikan, hingga masalah perundungan yang kerap terjadi di lingkungan pendidikan.

“Akses pendidikan terhadap anak-anak penyandang disabilitas itu masih minim sekali. Anak difabel usia 5 sampai 19 tahun mencapai dua jutaan, namun yang baru ditangani hanya sekitar dua ratus ribuan. Itu pun melalui optimalisasi dengan sekolah-sekolah reguler inklusi dan SLB. Ini belum optimal, padahal pendidikan yang bermutu adalah hak setiap warga negara,” tutur Bambang.

Baca juga:  160 CGP Bantul Dinyatakan Lolos dan Siap Menuju Transformasi Pendidikan

Senada dengan itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menekankan bahwa nota kesepakatan yang ditandatangani hari ini merupakan langkah strategis guna menguatkan program Merdeka Belajar dan pemenuhan perlindungan hak anak di Kabupaten Bantul. “Hal-hal inilah yang hari ini sedang kita seriusi untuk ditingkatkan karena Bantul hari ini telah mencapai derajat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori utama dan tinggal selangkah lagi menuju KLA paripurna yang itu perlu penyempurnaan banyak hal,” jelas  Bupati. (nik/abd)