SEMARANG, Joglo Jateng –Salah satu pedagang sembako di Pasar Bandarjo Ungaran, Tina (36) mengaku harga cabai rawit setan dan bawang merah telah melambung tinggi selama bulan puasa. Salah satu alasannya karena daya beli konsumen yang makin naik setiap harinya.
“Sebelum bulan puasa harga cabai rawit setan itu Rp60 ribu sampai Rp70 ribu perkilo. Kalau sekarang sampai Rp100 ribu. Bawang merah itu dulunya Rp35 sampai Rp40 ribu perkilo, sekarang bisa sampai Rp60 ribu,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, Rabu (12/3/25).
Sedangkan, bawang putih masih di harga standar sama seperti sebelum bulan puasa. Yakni Rp50 ribu per kilogram.
Dirinya menyebut, adanya kenaikan bapok sangat berpengaruh pada penjualan tiap harinya. Bahkan, banyak pembeli yang tidak berani membeli dalam jumlah besar karena harga terlalu mahal.
“Lumayan agak lambat dan merasa ekonomi makin sulit. Sekarang pembeli lebih suka beli eceran paling banyak Rp5 ribuan atau Rp10 ribuan entah itu cabai atau bawang-bawangan. Jarang beli yang kiloan,” jelasnya.
Selain cabai rawit setan dan bawang merah, kata Tina, sayur mayur juga mengalami kenaikan. Seperti contohnya, jagung manis yang dulunya Rp5 ribu, sekarang menjadi Rp12 ribu per bungkus.
“(Alasan kenaikan, Red.) pada enggak musim (panen, Red.). Kebanyakan dagangan saya Ini mendatangkan sayurnya impor (datang dari luar pulau, Red.) semua loh, terutama wortel aja enggak dari daerah sini lokal itu. Itu dari Medan, Sumatera,” katanya.










