Berakhirnya Diskon Listrik Picu Kenaikan Inflasi di Jateng

Andi Reina Sari, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Tekanan inflasi tertinggi bersumber dari komoditas bawang merah. Selain akibat peningkatan permintaan, kenaikan harga bawang merah juga disebabkan oleh penurunan pasokan pasca banjir yang terjadi di sebagian wilayah Pantura, Brebes, Kendal, serta Grobogan pada Februari dan Maret 2025.

“Banjir menyebabkan tanaman bawang merah terserang jamur yang berpotensi menurunkan produktivitas,” bebernya.

Sementara itu, peningkatan harga cabai rawit juga disebabkan oleh curah hujan yang tinggi pada wilayah Jawa Tengah selama bulan Februari dan Maret 2025 yang menghambat produktivitas. Di sisi lain, juga terjadi penurunan harga tarif angkutan udara dan tarif kereta api.

“Ke depan, untuk menjaga inflasi berada pada rentang sasaran, Bank Indonesia bersama dengan para pemangku kepentingan di daerah yang tergabung dalam Forum TPID Provinsi Jawa Tengah akan terus berkoordinasi dan bekerja sama melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi,” pungkasnya. (luk/adf)