Lebih lanjut, Sujarwanto menjelaskan alasan mengapa pihaknya enggan bicara banyak soal isu pemekaran provinsi. Salah satunya ialah Pemprov Jawa Tengah sama sekali tak pernah berpikir untuk melakukan pemekaran provinsi. Namun, Sujarwanto tak melarang isu pemekaran provinsi Jawa Tengah itu menjadi topik dalam diskusi akademis.
“Karena kita tidak sedang berpikir penambahan provinsi, tidak sedang berpikir seperti itu. Jadi khazanah atau diskusi. Biar saja lah,” bebernya.
Terlebih, tutur dia, Pemprov Jawa Tengah tak berkepentingan untuk menanggapi isu pemekaran provinsi tersebut. Sebab, tak ada perintah dari pusat untuk membahas maupun melakukan riset terkait pemekaran Jawa Tengah.
“Tidak ada kepentingannya. Maksudnya, tidak ada urgensi yang sedang kita pikirkan itu. Kedua, tidak ada perintah nasional untuk memikirkan itu sehingga kalau itu jadi kajian ilmiah akademisi, kita hormati dan itu bagus,” pungkas Sujarwanto. (luk/adf)










