Perkuat Langkah Wujudkan Seni Ukir Jepara Jadi Warisan Budaya Dunia

KERJA SAMA: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat bertemu dengan Duta Besar Bosnia Herzegovina untuk Indonesia, Armin Limo di Gedung Nusantara III Kompleks DPR/MPR RI, Senin (28/4). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

Dalam momentum tersebut, Rerie, sapaan karib Lestari Moerdijat juga akan mengundang Dubes Bosnia dan Herzegovina dan Prof. Ismunandar yang merupakan mantan duta Besar UNESCO untuk melakukan kunjungan langsung ke Jepara guna menyaksikan kekayaan tradisi seni ukir yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Kunjungan itu diharapkan memperkuat basis narasi budaya yang akan diajukan ke UNESCO, sekaligus mempererat kerja sama diplomatik kedua negara di bidang budaya.

Untuk memperkuat diplomasi budaya ini, Lestari Moerdijat juga meminta Anggota DPR RI Amelia Anggreni untuk mengeksplorasi kemungkinan rencana kunjungan parlemen Bosnia untuk mengunjungi Kota Jepara dalam BKSAP (Badan Kerja Sama Antar Parlemen).

Sebagai bentuk penghormatan, dalam pertemuan tersebut, Rerie juga menyerahkan cendera mata berupa buku yang berjudul “The Art of Woodcarving: Heritage from Jepara”. Dia juga menyampaikan surat resmi dari Bupati Jepara, serta memberikan sebuah ukiran relief khas Jepara karya Sutrisno dan Sampir, dua maestro ukir dari Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, Jepara.

Relief yang dinamai “Life in the Swamp” ini memvisualisasikan harmoni kehidupan antara flora dan fauna melalui gambaran burung-burung yang terbang bebas, bunga yang mekar, dan atmosfer alam yang damai simbol keseimbangan dan kedamaian. Karya ini juga sarat dengan simbolisme alam dan makna kehidupan, tema yang terus hadir dalam tradisi seni ukir Jepara. (oka/gih)