PURBALINGGA, Joglo Jateng – Dua pekan menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha, Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga memastikan, kesehatan ternak yang akan dijadikan kurban sehat dan berkualitas. Tindakan preventif telah dilakukan sejak Januari lalu, khususnya terkait pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Pertanian pada Dinpertan Purbalingga drh. Edy Setyanta menyebutkan, telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan PMK pada ternak di Purbalingga. Salah satunya pemberian vaksin PMK pada ternak sejak Januari lalu.
“Vaksinasi PMK terhadap ternak sudah kami lakukan. Total sudah ada 6.500 dosis vaksin yang telah diberikan sejak Januari 2025,” ujarnya, belum lama ini.
Selain vaksinasi, juga memberikan disinfektan untuk biosekuritas, pemberian obat cacing dan vitamin, serta pengobatan penyakit lain yang ditemukan oleh UPTD Puskeswan. Petugas dari Dinpertan Purbalingga juga melakukan pemeriksaan di beberapa lokasi peternakan warga, seperti di Kecamatan Kemangkon, Pengadegan, Kutasari, Mrebet, Kertanegara, Karangreja dan lainnya.
Selain itu, Pemkab Purbalingga juga terus berusaha memperketat lalu lintas distribusi hewan ternak, khususnya yang berasal dari luar Purbalingga. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan PMK dari luar daerah.
“Kami terus memperketat lalu lintas ternak yang keluar dan masuk wilayah Purbalingga. Salah satunya dengan menerapkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), sehingga ternak dipastikan sehat,” pungkasnya. (abd/sam)










