Figur  

Rektor Visioner Penuh Strategi

Junjung Tinggi Nilai Kolaborasi dan Komunikasi

SENYUM: Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si saat menyampaikan paparannya di salah satu even di IAIN Kudus. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Dalam perjalanan akademiknya, Prof Dur menempuh pendidikan S1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dan melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Mesir. Sebelum akhirnya menorehkan jejak panjang sebagai akademisi dan birokrat pendidikan.

“Saya juga didampingi oleh istri yang tak kalah cemerlang, Prof. Dr. Hj. Umma Farida, Lc., MA. Serta dikaruniai dua putra, yakni Akmal Fawwaz Aulia Rahman dan Azka Fayyad Atqia Rahman,” jelasnya.

Bagi Prof Dur, tantangan bukan untuk dihindari. Melainkan dikelola dengan bijak. Ia meyakini, dampak kebaikan sekecil apapun bisa menjadi amal yang terus mengalir, sebagaimana sabda Nabi.

“Filosofi hidup saya yang diwariskan abah dan terus membekas, tambah satu musuh itu banyak, tambah seribu teman itu sedikit. Dengan pegangan tersebut, mampu menjadikan saya sebagai pribadi lebih baik,” tuturnya.

Kini, di usia pengabdiannya yang telah mencapai 21 tahun, Prof Dur masih memiliki waktu yang panjang untuk terus berkontribusi bagi dunia pendidikan. Dengan gaya kepemimpinan yang memadukan kelembutan dan ketegasan.

“Dengan semangat untuk melayani, saya menapaki setiap langkah dengan harapan. IAIN Kudus akan terus tumbuh menjadi kampus unggul. Yang membawa manfaat seluas-luasnya bagi umat dan bangsa,” tandasnya.(cr9/iza).