Warga Pracimantoro Tolak Pabrik Semen, Keluhkan Minimnya Sosialisasi AMDAL

Kepala DLHK Jateng, Widi Hartanto. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Penolakan terhadap rencana pembangunan pabrik semen PT Anugerah Andalan Asia (AAA) di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri menguat. Sejumlah warga yang tergabung dalam Paguyuban Tali Jiwa menyampaikan langsung aspirasi mereka dalam audiensi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Senin (2/6/25).

Mereka mengeluhkan minimnya pelibatan warga dalam proses penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta potensi dampak ekologis yang besar.

Kepala DLHK Jateng, Widi Hartanto mengungkapkan, dalam audiesni itu pihaknya menerima banyak masukan dari warga, khususnya terkait kurangnya sosialisasi rencana pembangunan pabrik semen tersebut. Oleh karena itu, pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga kepada pihak-pihak terkait.

“Banyak masukan yang kami terima. Intinya warga merasa belum mendapatkan informasi yang cukup. Ada juga yang menyatakan penolakan,” ujar dia.

Menurutnya, dokumen AMDAL proyek tersebut telah disetujui pada tahun 2024 dengan luas lahan sekitar 180 hektare. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam penyusunan AMDAL dilakukan melalui mekanisme perwakilan.

“Pada saat konsultasi publik, telah ditunjuk perwakilan masyarakat yang membawa aspirasi. Namun, jika ada yang merasa tidak terwakili, kami hargai itu,” jelasnya.

Pihaknya menyarankan agar pihak pelaku usaha melakukan pendekatan lebih lanjut kepada masyarakat. Hal ini penting agar warga memahami secara utuh lokasi tambang, rencana pembangunan pabrik, serta dampak yang ditimbulkan.

“Harus ada sosialisasi dari pelaku usaha agar warga tahu apa yang direncanakan, daerah mana yang akan ditambang, dan bagaimana teknisnya,” tegasnya.