REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah memproses pengadaan 438 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang tersebar hampir di seluruh kecamatan. Pemasangan LPJU ini merupakan usulan masyarakat melalui Musrenbang dan telah masuk dalam program strategis daerah tahun ini.
Kepala Dinas Perhubungan Rembang, Drupodo menyampaikan, pengadaan sempat tertunda selama dua tahun akibat keterbatasan anggaran. Namun tahun ini, pengadaan telah mendapatkan persetujuan dari Bupati dan mulai diproses.
“Ini insyaallah, proses pemakaian. Proses pengadaan itu tertunda karena keterbatasan anggaran. Itu sudah tertunda dua tahun, jadi dua kali di-cancel,” ungkapnya baru-baru ini.
Menurut Drupodo, pengadaan ini sudah disetujui dalam nota dinas dan masuk dalam program strategis daerah. “Kemarin saya sudah laporan Pak Bupati, Nota Dinas, di-acc untuk mulai proses pengadaan barang jasanya,” jelasnya.

LPJU akan dipasang di wilayah yang dinilai membutuhkan penerangan. Terutama di daerah-daerah pelosok dan jalur-jalur yang belum tersentuh jaringan tegangan rendah.
Meski demikian, ada beberapa kendala teknis di lapangan. Terutama lokasi yang belum memiliki sambungan listrik rumah tangga (SR).
“Terutama yang daerah pelosok-pelosok. Karena ada beberapa lokasi yang tidak ada jaringan SR-nya, jadi belum bisa dipasang lampu,” terangnya.
Terkait komponen yang akan diadakan, Dishub menyebut, lampu-lampu telah tersedia. Sementara pengadaan meliputi tiang dan setang melengkung.
“Tinggal tiang sama setang melengkung. Karena ada yang pakai tiang, ada yang di tiang PLN. Kalau sudah ada tiang PLN nanti tinggal stangnya saja,” jelasnya.
Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan PLN Rembang untuk membantu pengadaan jaringan di titik-titik yang belum tersedia. Pihak Dishub menargetkan pemasangan LPJU bisa selesai pada akhir tahun ini.
“Ya mudah-mudahan akhir tahun sudah terpasang semua. Ini tinggal lingkup APBD saja. PPKOM-nya sudah mulai proses pengadaan,” tambahnya. (uma/fat)










