Dukung Ketahanan Pangan, Polres Kendal dan Pemkab Garap 227 Hektare Lahan Jagung

SERENTAK: Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar bersama Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan penanaman jagung di lahan hutan sosial milik Kelompok Tani LMDH Wana Lestari, Desa Wonosari Pegandon. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Upaya Polres Kendal dalam mendukung ketahanan pangan tak berhenti pada wacana. Institusi kepolisian ini bersama Pemkab Kendal melakukan penanaman jagung secara serentak di lahan hutan sosial milik Kelompok Tani LMDH Wana Lestari, Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, belum lama ini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional yang digagas Polri untuk memanfaatkan lahan-lahan non-produktif menjadi sumber pangan strategis.

Di Kendal, total lahan yang digarap untuk penanaman jagung mencapai 227 hektare, tersebar di berbagai kecamatan yang memiliki kawasan hutan sosial. Penanaman jagung serentak ini juga melibatkan Kapolsek, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian hingga sukarelawan lokal. Mereka turun langsung mendampingi kelompok tani, memastikan proses budidaya berjalan sesuai rencana.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar menyatakan bahwa langkah ini bukan sekadar bentuk kehadiran Polri di sektor pertanian. Melainkan bentuk nyata pendampingan jangka panjang kepada masyarakat.

“Kami ingin memperluas makna keamanan. Ketika masyarakat tidak kekurangan pangan, potensi konflik sosial pun bisa ditekan. Maka kami bergerak bersama petani, tidak hanya menanam, tetapi juga mengawal sampai panen,” tegasnya.

Tak hanya penanaman, Polres Kendal juga menyalurkan bantuan berupa benih dan pupuk kepada kelompok tani, sekaligus memastikan keberlanjutan program melalui koordinasi lintas sektor. Kegiatan juga dilaporkan langsung ke Mabes Polri melalui sambungan daring.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian konkret aparat terhadap masa depan pertanian.

“Kita menghadapi tantangan global di sektor pangan. Maka kolaborasi seperti ini sangat penting. Dukungan dari Polri akan mempercepat transformasi lahan-lahan tidur menjadi sumber produksi baru, terutama bagi komoditas jagung,” ujarnya. (ags/adf)